Ramai-ramai Membela Nurdin
Kamis, 18/03/2010 21:30 WIB
Jakarta - Nurdin Halid menjadi sosok paling disoroti dalam Kongres Sepakbola Nasional (KSN) nanti. Seperti tak ingin sang ketuanya mundur lebih cepat, para anggotanya pun ramai-ramai melindunginya.
Hal itulah yang terlihat dari para perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI yang hadir di Rapat Pleno PSSI yang digelar dua minggu jelang diadakannya KSN di Malang, 30-31 Maret mendatang.
Diadakannya KSN yang merupakan rekomendasi presiden SBY itu belakangan mencuatkan isu kalau KSN akan dibelokkan ke arah Kongres Luar Biasa (KLB) yang artinya Nurdin harus lengser sebelum 2011.
Buntutnya adalah calon-calon pengganti Nurdin pun seperti memanfaatkan KSN sebagai ajang untuk berlomba-lomba mencari dukungan.
"Cara-cara tidak elegan kalau ada yg membelokkan KSN menjadi KLB. Ini Bukan ajang mencari kesalahan Pak Nurdin," tegas Ketua Pengprov DKI, Hardi, kepada wartawan di Gran Melia, Jakarta, Kamis (18/3/2010) malam WIB.
"Calon-calon yang lain silahkan kalau mau bertarung, bertarunglah secara sehat nanti pada tahun 2011," lanjutnya lagi.
"Memangnya anda mau kalau rumah tangga anda diobok-obok seperti itu," ujarnya merujuk pada banyak tekanan yang mengarah ke pihak PSSI.
Senada dengan Hardi, Ketua Pengprov Riau, Indra Muflih, pun memperingati kepada pihak-pihak yang ingin menurunkan Nurdin jangan banyak berharap karena KSN bukanlah arena untuk itu.
"Kita adalah organisasi profesional dan kita punya aturan main sendiri jika ingin ada pergantian. Soal nantinya ada rekomendasi KLB dari KSN, itu tak apa. Itu hak demokrasi setiap orang," tandas Indra.
"Kalau tidak sesuai tatanan organisasi ya kita tolak. Saya harap hasil KSN nanti tidak keluar dari koridor PSSI," tukasnya.
"Presiden SBY kan tidak suka premanisme, makanya kalau cara-cara menurunkan Nurdin seperti ini namanya premanisme," ujar wakil Pengprov Sumatra Utara, Choking Saleh.
Bahkan keduanya dan juga anggota lain secara gamblang menganggap Nurdin sebagai sosok yang pantas memimpin PSSI.
Tren buruk sepakbola Indonesia selama kepengurusan pria asal Bone itu ternyata tak jadi halangan mereka untuk memuji alias mencari muka di hadapan ketuanya.
"Harus diakui kalau selama saya mengikuti banyak organisasi, Pak Nurdin dan PSSI adalah organisasi yang paling jelas programnya," tukas Hardi lagi.
"Memang sepakbola kita belum berprestasi maksimal tapi tidak buruk-buruk amat karena kita belum beruntung saja alias selalu nyaris," demikian Hardi.
( mrp / arp )
Hal itulah yang terlihat dari para perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI yang hadir di Rapat Pleno PSSI yang digelar dua minggu jelang diadakannya KSN di Malang, 30-31 Maret mendatang.
Diadakannya KSN yang merupakan rekomendasi presiden SBY itu belakangan mencuatkan isu kalau KSN akan dibelokkan ke arah Kongres Luar Biasa (KLB) yang artinya Nurdin harus lengser sebelum 2011.
Buntutnya adalah calon-calon pengganti Nurdin pun seperti memanfaatkan KSN sebagai ajang untuk berlomba-lomba mencari dukungan.
"Cara-cara tidak elegan kalau ada yg membelokkan KSN menjadi KLB. Ini Bukan ajang mencari kesalahan Pak Nurdin," tegas Ketua Pengprov DKI, Hardi, kepada wartawan di Gran Melia, Jakarta, Kamis (18/3/2010) malam WIB.
"Calon-calon yang lain silahkan kalau mau bertarung, bertarunglah secara sehat nanti pada tahun 2011," lanjutnya lagi.
"Memangnya anda mau kalau rumah tangga anda diobok-obok seperti itu," ujarnya merujuk pada banyak tekanan yang mengarah ke pihak PSSI.
Senada dengan Hardi, Ketua Pengprov Riau, Indra Muflih, pun memperingati kepada pihak-pihak yang ingin menurunkan Nurdin jangan banyak berharap karena KSN bukanlah arena untuk itu.
"Kita adalah organisasi profesional dan kita punya aturan main sendiri jika ingin ada pergantian. Soal nantinya ada rekomendasi KLB dari KSN, itu tak apa. Itu hak demokrasi setiap orang," tandas Indra.
"Kalau tidak sesuai tatanan organisasi ya kita tolak. Saya harap hasil KSN nanti tidak keluar dari koridor PSSI," tukasnya.
"Presiden SBY kan tidak suka premanisme, makanya kalau cara-cara menurunkan Nurdin seperti ini namanya premanisme," ujar wakil Pengprov Sumatra Utara, Choking Saleh.
Bahkan keduanya dan juga anggota lain secara gamblang menganggap Nurdin sebagai sosok yang pantas memimpin PSSI.
Tren buruk sepakbola Indonesia selama kepengurusan pria asal Bone itu ternyata tak jadi halangan mereka untuk memuji alias mencari muka di hadapan ketuanya.
"Harus diakui kalau selama saya mengikuti banyak organisasi, Pak Nurdin dan PSSI adalah organisasi yang paling jelas programnya," tukas Hardi lagi.
"Memang sepakbola kita belum berprestasi maksimal tapi tidak buruk-buruk amat karena kita belum beruntung saja alias selalu nyaris," demikian Hardi.
( mrp / arp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 01:25 WIB
John Barnes: Pemain Indonesia Harus Unggul Semangat dan Disiplin
-
Sabtu, 26/05/2012 00:04 WIB
Pemainnya Luka Kena Petasan, Persiba Minta Persisam Dihukum
-
Jumat, 25/05/2012 23:19 WIB
Idolakan Barca, Wanggai Takkan Kejar Jersey Pemain Inter
-
Jumat, 25/05/2012 22:41 WIB
Persiapan Mepet, Indonesia Selection Tetap Semangat Tantang Inter
-
Jumat, 25/05/2012 21:17 WIB
Hamann, Blomqvist, Merson Masih Ditunggu di Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |








.jpg)








.gif)
