Meski Kecewa, Rafa Masih Yakin 4 Besar
Senin, 22/03/2010 01:03 WIB
FOTO:Getty Images/Michael Regan
Terkait
Manchester - Rafael Benitez mengaku kecewa atas kekalahan 1-2 dari Manchester United. Tapi pelatih asal Spanyol itu masih yakin akan targetnya yaitu membawa Liverpool finis di empat besar akhir musim ini.
Liverpool sebenarnya mengawali laga tandanganya di Old Trafford, Minggu (21/3/2010) malam WIB dengan baik. Baru masuk menit kelima, Fernando Torres sudah bikin tuan rumah tertinggal. Namun, Wayne Rooney menyamakan kedudukan tujuh menit sesudahnya.
Dan sesudah gol tersebut, Liverpool relatif lebih ditekan oleh MU sepanjang babak pertama. Dan mimpi buruk itu datang ketika pada menit ke-59 ketika Park Ji Sung mencetak gol penentu kemenangan.
Sebuah hasil yang tentunya bikin Rafa kecewa di mana Liverpool sebenarnya bisa memegang kendali permainan dengan lebih dulu memimpin. Namun, faktor kelelahan usai bermain dua laga dalam selang tiga hari serta ketidaktenangan dalam memanfaatkan peluang membuyarkan misi meraup tiga poin,
"Kami kecewa. Kami tidak banyak banyak membuat peluang tapi aku rasa kami selalu membahayakan dan di dalam pertandingan seperti ini, detil-detil kecil dapat membuat perbedaaan besar," urai Rafa di situs resmi The Reds.
"Kami membuat awal yang sangat baik dan Fernando membuat gol yang bagus juga. Tapi kami kebobolan terlalu dini. Penalti tersebut adalah titik balik untuk mereka (MU) dan itulah yang bikin perbedaan besar)," lanjutnya lagi.
"Kami bermain sangat baik dan kami mempunyai kepercayan diri lalu satu keadaan merubah semuanya. Kami sangat kecewa namun tidak ada yang bisa mengubah semua ini," tukas Rafa.
Kekalahan ini membuat 'Si Merah' harus rela turun satu tangga ke peringkat keenam dengan 51 poin dari 31 poin. Sementara posisinya digantikan Manchester City yang menang 2-1 atas Fulham dengan 53 poin dari 29 laganya.
Dan selisih empat dengan Tottenham Hotspur yang menghuni posisi keempat dengan 30 laganya.
Sebuah situasi yang tentunya menyulitkan langkah The Anfield Gank untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Tapi Rafa tak mau pesimistis dan yakin benar Steven Gerrard dkk mampu memenuhi targetnya tersebut.
"Kami harus tetap percaya diri. Iini tergantung dengan tim lain jika mereka kalah di beberapa pertandingan namun kami harus fokus kepada pertandingan selanjutnya," tegasnya.
"Kami harus menang atas Sunderland lalu kami kita lihat bagaimana. Jika kami bisa menang di sisa laga berikutnya kami akan bertarung untuk itu hingga akhir."
"Sebagai seorang manajer, kamu harus tetap percaya. Sekarang ini menjadi lebih sulit karena kami harus tetap menekan dan kami percaya kami mampu melakukannya," demikian mantan pelatih Valencia itu.
( mrp / krs )
Liverpool sebenarnya mengawali laga tandanganya di Old Trafford, Minggu (21/3/2010) malam WIB dengan baik. Baru masuk menit kelima, Fernando Torres sudah bikin tuan rumah tertinggal. Namun, Wayne Rooney menyamakan kedudukan tujuh menit sesudahnya.
Dan sesudah gol tersebut, Liverpool relatif lebih ditekan oleh MU sepanjang babak pertama. Dan mimpi buruk itu datang ketika pada menit ke-59 ketika Park Ji Sung mencetak gol penentu kemenangan.
Sebuah hasil yang tentunya bikin Rafa kecewa di mana Liverpool sebenarnya bisa memegang kendali permainan dengan lebih dulu memimpin. Namun, faktor kelelahan usai bermain dua laga dalam selang tiga hari serta ketidaktenangan dalam memanfaatkan peluang membuyarkan misi meraup tiga poin,
"Kami kecewa. Kami tidak banyak banyak membuat peluang tapi aku rasa kami selalu membahayakan dan di dalam pertandingan seperti ini, detil-detil kecil dapat membuat perbedaaan besar," urai Rafa di situs resmi The Reds.
"Kami membuat awal yang sangat baik dan Fernando membuat gol yang bagus juga. Tapi kami kebobolan terlalu dini. Penalti tersebut adalah titik balik untuk mereka (MU) dan itulah yang bikin perbedaan besar)," lanjutnya lagi.
"Kami bermain sangat baik dan kami mempunyai kepercayan diri lalu satu keadaan merubah semuanya. Kami sangat kecewa namun tidak ada yang bisa mengubah semua ini," tukas Rafa.
Kekalahan ini membuat 'Si Merah' harus rela turun satu tangga ke peringkat keenam dengan 51 poin dari 31 poin. Sementara posisinya digantikan Manchester City yang menang 2-1 atas Fulham dengan 53 poin dari 29 laganya.
Dan selisih empat dengan Tottenham Hotspur yang menghuni posisi keempat dengan 30 laganya.
Sebuah situasi yang tentunya menyulitkan langkah The Anfield Gank untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Tapi Rafa tak mau pesimistis dan yakin benar Steven Gerrard dkk mampu memenuhi targetnya tersebut.
"Kami harus tetap percaya diri. Iini tergantung dengan tim lain jika mereka kalah di beberapa pertandingan namun kami harus fokus kepada pertandingan selanjutnya," tegasnya.
"Kami harus menang atas Sunderland lalu kami kita lihat bagaimana. Jika kami bisa menang di sisa laga berikutnya kami akan bertarung untuk itu hingga akhir."
"Sebagai seorang manajer, kamu harus tetap percaya. Sekarang ini menjadi lebih sulit karena kami harus tetap menekan dan kami percaya kami mampu melakukannya," demikian mantan pelatih Valencia itu.
( mrp / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Sabtu, 26/05/2012 00:23 WIB
'Carroll dan Henderson Harapan Masa Depan Liverpool'
-
Jumat, 25/05/2012 16:42 WIB
Barnes, Henchoz, Fowler Dukung Martinez Jadi Manajer Liverpool
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
