Di Italia, Mourinho Masih Saja 'Diserang'
Minggu, 06/06/2010 03:00 WIB
FOTO:Getty Images
Turin - Jose Mourinho memang sudah pergi dari Italia. Namun bisa jadi masih ada "bara" yang ia tinggalkan, yang membuat masih ada serangan yang ditujukan kepada The Special One.
Mourinho meninggalkan Italia dengan catatan positif, yakni treble winners untuk Inter Milan di musim 2009/2010.
Namun begitu, tindakan kontroversial atau ucapan pedas arsitek asal Portugal itu selama berkiprah di Seri A juga bakal menjadi salah satu cerita yang terus diingat.
Boleh jadi tindakan negatif Mourinho masih menyisakan "bara" di Negeri Pizza. Itu sebabnya pelatih yang musim depan menangani Real Madrid tersebut masih saja mendapatkan serangan dari kalangan sepakbola Italia.
Salah satu serangan dilancarkan oleh mantan pelatih Juventus, Alberto Zaccheroni yang menyoroti soal taktik yang dipakai Mourinho.
"Soal taktik, strategi yang dimiliki Mourinho cukup sempit. Saya mengirim beberapa pelatih dalam kegiatan pra-musim di Riscone untuk mempelajari taktik yang digunakan Mourinho."
"Selanjutnya mereka menelepon saya dan mengatakan bahwa hanya sedikit yang bisa dipelajari dari taktik Mourinho," ujar Zaccheroni seperti diberitakan Football-Italia.
Allenatore yang pernah menangani Udinese dan AC Milan itu juga mengecam cara bersikap pelatih berkebangsaan Portugal itu. "Mourinho merupakan seseorang yang selalu ingin punya musuh dan selanjutnya ia serang musuh-musuh itu. Saya tidak mengapresiasi sikap seperti itu."
Zaccheroni pun menilai bahwa keputusan eks arsitek FC Porto dan Chelsea itu untuk meninggalkan Nerazzuri didasari oleh rasa "ketakutan" Mourinho sendiri yang bakal kehilangan status "spesial".
"Kini Mourinho sudah sadar bahwa Inter tetap bisa menang meski tanpanya. Itu sebabnya dia memilih pergi. Lagipula Presiden Massimo Moratti selalu berkata kepada saya bahwa mimpinya adalah mendatangkan Fabio Capello sebagai pelatih Inter," tuntas Mr. Zac.
( nar / krs )
Mourinho meninggalkan Italia dengan catatan positif, yakni treble winners untuk Inter Milan di musim 2009/2010.
Namun begitu, tindakan kontroversial atau ucapan pedas arsitek asal Portugal itu selama berkiprah di Seri A juga bakal menjadi salah satu cerita yang terus diingat.
Boleh jadi tindakan negatif Mourinho masih menyisakan "bara" di Negeri Pizza. Itu sebabnya pelatih yang musim depan menangani Real Madrid tersebut masih saja mendapatkan serangan dari kalangan sepakbola Italia.
Salah satu serangan dilancarkan oleh mantan pelatih Juventus, Alberto Zaccheroni yang menyoroti soal taktik yang dipakai Mourinho.
"Soal taktik, strategi yang dimiliki Mourinho cukup sempit. Saya mengirim beberapa pelatih dalam kegiatan pra-musim di Riscone untuk mempelajari taktik yang digunakan Mourinho."
"Selanjutnya mereka menelepon saya dan mengatakan bahwa hanya sedikit yang bisa dipelajari dari taktik Mourinho," ujar Zaccheroni seperti diberitakan Football-Italia.
Allenatore yang pernah menangani Udinese dan AC Milan itu juga mengecam cara bersikap pelatih berkebangsaan Portugal itu. "Mourinho merupakan seseorang yang selalu ingin punya musuh dan selanjutnya ia serang musuh-musuh itu. Saya tidak mengapresiasi sikap seperti itu."
Zaccheroni pun menilai bahwa keputusan eks arsitek FC Porto dan Chelsea itu untuk meninggalkan Nerazzuri didasari oleh rasa "ketakutan" Mourinho sendiri yang bakal kehilangan status "spesial".
"Kini Mourinho sudah sadar bahwa Inter tetap bisa menang meski tanpanya. Itu sebabnya dia memilih pergi. Lagipula Presiden Massimo Moratti selalu berkata kepada saya bahwa mimpinya adalah mendatangkan Fabio Capello sebagai pelatih Inter," tuntas Mr. Zac.
( nar / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Senin, 21/05/2012 08:48 WIB
Karier Del Piero di Juve Ditutup dengan Penyesalan
-
Senin, 21/05/2012 07:19 WIB
Napoli Juara Coppa Italia, Hamsik Pangkas Rambut
-
Senin, 21/05/2012 06:43 WIB
Juventus Terhenti di Angka 42
-
Senin, 21/05/2012 05:57 WIB
Conte: Selamat, Napoli
-
Senin, 21/05/2012 04:53 WIB
Napoli Nyaris Berpikir Tak Bisa Menang Lawan Juve
-
Senin, 21/05/2012 21:34
Cuekin Presiden Jerman, Schweinsteiger Minta Maaf
-
Senin, 21/05/2012 21:07
Anelka Keluhkan Shanghai Shenhua
-
Senin, 21/05/2012 22:30
Mihajlovic Arsiteki Serbia
-
Senin, 21/05/2012 21:57
IPL
Gol Mbamba Menangkan Persema
-
Senin, 21/05/2012 18:46
Lazio Mulai Sibuk Benahi Skuad
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |

















.gif)
