Siapa Bisa Hentikan Van Marwijk?
Rabu, 07/07/2010 09:57 WIB
FOTO:(Lars Baron/Getty Images)
Cape Town - Hampir dua tahun sudah Bert van Marwijk menangani tim nasional Belanda, dan sejauh itu ia sangat cemerlang. Dengan rekor selalu menang dalam 14 pertandingan terakhirnya, siapa bisa hentikan dia?
Van Marwijk terpilih untuk meneruskan pekerjaan Marco van Basten yang mundur usai Euro 2008. Kala itu ia baru menyelesaikan musim kompetisi bersama Feyenoord, yang cuma finish di peringkat keenam Eredivie, tapi memenangi Piala Belanda.
Sebelum itu Van Marwijk pernah dua musim melatih klub Jerman Borussia Dortmund. Hasilnya pun tidak menteng, selalu berada di peringkat ketujuh Bundesliga.
Masa terbaik dia sejauh ini adalah di periode pertama menukangi Feyenoord. Ia pernah membawa klub tersebut menjadi runner up liga di tahun 2001 dan menjuarai Piala UEFA 2002. Itu artinya mertua Mark van Bommel itu baru memiliki dua piala sebagai pelatih.
Van Marwijk tidak mengawali karirnya bersama "Singa Oranye" dengan baik. Di pertandingan pertamanya, menghadapi tim yang menyingkirkan Belanda di babak perempatfinal Piala Eropa, Giovanni van Bronckhorst dkk hanya bermain 1-1 dengan Rusia di Moskow.
Celakanya, di laga kedua Van Marwijk menelan kakalahan. Dalam lakon persahabatan lain di Eidhoven pada 6 September, Belanda ditundukkan Australia 1-2.
Tapi kemudian itulah satu-satunya kekalahan yang dirasakan Belanda sampai saat ini. Total, dari 32 pertandingan, Van Marwijk memberikan 25 kemenangan buat timnya. Enam sisanya berakhir seri, antara lain saat melawan Inggris dan Italia di friendly game. Sebanyak 51 gol diproduksi, hanya 17 kali gawang mereka kebobolan.
"Saya menyukai sepakbola menyerang, tapi saya sudah berusaha mengajarkan tim ini cara bertahan," ujar Van Marwijk usai timnya mengalahkan Uruguay 3-2 di babak semifinal Piala Dunia di Cape Town, Rabu (7/7/2010) dinihari WIB.
Pada 11 Juli mendatang ia akan melakoni pertandingannya yang ke-33 sebagai arsitek Belanda, tim yang cuma ia perkuat satu kali semasa menjadi pemain (di tahun 1975). Lawannya adalah salah satu dari dua tim elit Eropa: Jerman atau Spanyol.
Apakah ia akan menambah rekor kemenangannya, sekaligus menjelmakan Belanda sebagai juara dunia untuk pertama kalinya, ataukah ia akan mencicipi kekalahan justru ketika memiliki kesempatan besar untuk merengkuh piala terbesar dalam karirnya.
Tunggu hari Minggu tengah malam nanti.
( a2s / krs )
Van Marwijk terpilih untuk meneruskan pekerjaan Marco van Basten yang mundur usai Euro 2008. Kala itu ia baru menyelesaikan musim kompetisi bersama Feyenoord, yang cuma finish di peringkat keenam Eredivie, tapi memenangi Piala Belanda.
Sebelum itu Van Marwijk pernah dua musim melatih klub Jerman Borussia Dortmund. Hasilnya pun tidak menteng, selalu berada di peringkat ketujuh Bundesliga.
Masa terbaik dia sejauh ini adalah di periode pertama menukangi Feyenoord. Ia pernah membawa klub tersebut menjadi runner up liga di tahun 2001 dan menjuarai Piala UEFA 2002. Itu artinya mertua Mark van Bommel itu baru memiliki dua piala sebagai pelatih.
Van Marwijk tidak mengawali karirnya bersama "Singa Oranye" dengan baik. Di pertandingan pertamanya, menghadapi tim yang menyingkirkan Belanda di babak perempatfinal Piala Eropa, Giovanni van Bronckhorst dkk hanya bermain 1-1 dengan Rusia di Moskow.
Celakanya, di laga kedua Van Marwijk menelan kakalahan. Dalam lakon persahabatan lain di Eidhoven pada 6 September, Belanda ditundukkan Australia 1-2.
Tapi kemudian itulah satu-satunya kekalahan yang dirasakan Belanda sampai saat ini. Total, dari 32 pertandingan, Van Marwijk memberikan 25 kemenangan buat timnya. Enam sisanya berakhir seri, antara lain saat melawan Inggris dan Italia di friendly game. Sebanyak 51 gol diproduksi, hanya 17 kali gawang mereka kebobolan.
"Saya menyukai sepakbola menyerang, tapi saya sudah berusaha mengajarkan tim ini cara bertahan," ujar Van Marwijk usai timnya mengalahkan Uruguay 3-2 di babak semifinal Piala Dunia di Cape Town, Rabu (7/7/2010) dinihari WIB.
Pada 11 Juli mendatang ia akan melakoni pertandingannya yang ke-33 sebagai arsitek Belanda, tim yang cuma ia perkuat satu kali semasa menjadi pemain (di tahun 1975). Lawannya adalah salah satu dari dua tim elit Eropa: Jerman atau Spanyol.
Apakah ia akan menambah rekor kemenangannya, sekaligus menjelmakan Belanda sebagai juara dunia untuk pertama kalinya, ataukah ia akan mencicipi kekalahan justru ketika memiliki kesempatan besar untuk merengkuh piala terbesar dalam karirnya.
Tunggu hari Minggu tengah malam nanti.
( a2s / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Minggu, 11/07/2010 05:40 WIB
Dulu Pele, Kini Mueller
-
Sabtu, 10/07/2010 12:13 WIB
'Senna Muda' yang Rendah Hati
-
Kamis, 08/07/2010 06:19 WIB
Xavi Sang Sutradara
-
Rabu, 07/07/2010 09:57 WIB
Siapa Bisa Hentikan Van Marwijk?
-
Rabu, 07/07/2010 06:11 WIB
Vitalnya Gio
-
Minggu, 27/05/2012 01:19
Zanetti Puji Bima Sakti
-
Minggu, 27/05/2012 01:53
Bima Sakti Tersanjung Dipuji Zanetti
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
-
Sabtu, 26/05/2012 22:00
Inter Tundukkan Indonesia Selection 4-2
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |















.gif)
