Narazaki Tak Lagi 'Samurai Biru'
Rabu, 08/09/2010 16:19 WIB
FOTO:AFP/William West
Tokyo - Usai sudah 12 tahun pengabdian Seigo Narazaki di timnas Jepang. Narazaki pun memutuskan pensiun sebagai anggota skuad 'Samurai Biru' di umurnya yang menginjak 34 tahun.
Laga persahabatan kontra Guatemala Selasa (7/9/2010) kemarin yang dimenangi Jepang dengan skor 2-1 adalah partai terakhir Narazaki. Sesudahnya Narazaki memilih konsentrasi di klubnya Nagoya Grampus Eight.
Partai melawan Australia 15 Februari 1998 adalah debut Narazaki di level timnas dan sesudahnya Narazaki kerap jadi pilihan utama di bawah mistar bergantian dengan Yoshikatsu Kawaguchi. Turnamen internasional pertamanya adalah Piala Dunia 1998 namun hanya jadi cadangan Kawaguchi.
Barulah di Piala Dunia empat tahun setelah yang dihelat di rumah sendiri, Narazaki diplot jadi kiper utama Jepang. Setelahnya Narazaki mulai rutin jadi pilihan pertama karena Kawaguchi sering dilanda cedera dan ikut tampil di Jerman 2006.
Di Afrika Selatan tahun ini Narazaki jadi pemain Jepang yang mampu tampil di empat Piala Dunia beruntun. Namun ia kalah bersaing dengan penjaga gawang muda Eiji Kawashima yang sukses membawa Jepang hingga babak 16 besar.
Selain Piala Dunia, Narazaki mencicipi dua kali perhelatan Piala Asia yaitu 1996 dan 2004 serta Piala Konfederasi 2001,2003 dan 2005. Prestasinya bersama Jepang adalah Juara Piala Asia 2004 dan runner up Konfederasi 2001.
"Aku telah merencanakan ini sejak Piala Dunia namun tidak pernah ada kesempatan untuk mengumumkannya karena Jepang masih mencari pelatih baru," ungkap Narazaki di Reuters.
"Aku telah bermain di empat Piala Dunia dan telah menjadi bagian dari skuad Jepang sejak umur 20 tahun. Keputusanku ini adalah fina sampai memang negara ini kehabisan stok penjaga gawang," tutup Narazaki.
Sayonara Narazaki!
( mrp / nar )
Laga persahabatan kontra Guatemala Selasa (7/9/2010) kemarin yang dimenangi Jepang dengan skor 2-1 adalah partai terakhir Narazaki. Sesudahnya Narazaki memilih konsentrasi di klubnya Nagoya Grampus Eight.
Partai melawan Australia 15 Februari 1998 adalah debut Narazaki di level timnas dan sesudahnya Narazaki kerap jadi pilihan utama di bawah mistar bergantian dengan Yoshikatsu Kawaguchi. Turnamen internasional pertamanya adalah Piala Dunia 1998 namun hanya jadi cadangan Kawaguchi.
Barulah di Piala Dunia empat tahun setelah yang dihelat di rumah sendiri, Narazaki diplot jadi kiper utama Jepang. Setelahnya Narazaki mulai rutin jadi pilihan pertama karena Kawaguchi sering dilanda cedera dan ikut tampil di Jerman 2006.
Di Afrika Selatan tahun ini Narazaki jadi pemain Jepang yang mampu tampil di empat Piala Dunia beruntun. Namun ia kalah bersaing dengan penjaga gawang muda Eiji Kawashima yang sukses membawa Jepang hingga babak 16 besar.
Selain Piala Dunia, Narazaki mencicipi dua kali perhelatan Piala Asia yaitu 1996 dan 2004 serta Piala Konfederasi 2001,2003 dan 2005. Prestasinya bersama Jepang adalah Juara Piala Asia 2004 dan runner up Konfederasi 2001.
"Aku telah merencanakan ini sejak Piala Dunia namun tidak pernah ada kesempatan untuk mengumumkannya karena Jepang masih mencari pelatih baru," ungkap Narazaki di Reuters.
"Aku telah bermain di empat Piala Dunia dan telah menjadi bagian dari skuad Jepang sejak umur 20 tahun. Keputusanku ini adalah fina sampai memang negara ini kehabisan stok penjaga gawang," tutup Narazaki.
Sayonara Narazaki!
( mrp / nar )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Sabtu, 26/05/2012 14:24
Ketika Fowler cs Satu Lapangan dengan Fans
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 11:26
Memori bagi Pep, Memori bagi Barca
-
Sabtu, 26/05/2012 11:44
Bielsa: Kami Akan Mengevaluasi Musim
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
