Gio Ingin Beri Sumbangsih pada Anak-anak Indonesia
Selasa, 21/06/2011 13:48 WIB
FOTO:(detiksport/Rossi Finza Noor)
Terkait
Jakarta - Giovanni van Bronckhrost punya misi sosial dalam kunjungan pertamanya di Indonesia. Bertujuan mendirikan sebuah yayasan, ia mengaku ingin memberikan sumbangsih pada anak-anak di Tanah Air.
Demikian disampaikan Van Bronckhorst dalam pertemuannya dengan wartawan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (21/6/2011).
"Saya datang untuk mengabdi dan memberikan sumbangsih bagi anak-anak Indonesia melalui foundation yang saya dirikan. Sebuah kebanggaan bisa membantu anak-anak Indonesia setelah saya pensiun sebagai pesepakbola," tutur mantan kapten timnas Belanda di final Piala Dunia 2010 itu.
"Saya tumbuh dengan mendapatkan kesempatan untuk bermain sepakbola dan mendaptakan edukasi. Saya tahu pentingnya hal itu dan ini yang ingin saya berikan untuk anak-anak Indonesia. Supaya tak hanya berguna pada saat ini saja, tetapi juga memiliki dampak bagus buat mereka ke depannya."
Salah satu agenda utama pemain Feyenoord, Rangers, Arsenal dan Barcelona itu di Jakarta adalah melelang sejumlah memorabilia, antara lain kaus yang ia pakai di Piala Dunia 2010, jersey sejumlah pemain lain hasil bertukar dengan dia di lapangan, serta tiket menonton pertandingan Barcelona di Spanyol bersama dirinya. Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk Giovanni van Bronckhorst, yang rencananya didirikan di Jakarta.
Ia juga akan berpartisipasi dalam pertandingan eksebisi bertajuk Starbol, antara bintang-bintang ISL dan LPI, di Stadion Gelora Bung Karno, hari Rabu (22/6) petang.
"Saya pernah mendengar soal sepakbola Indonesia. Besok akan kita lihat. Saya sendiri cukup penasaran dan besok baru bisa dilihat seperti apa permainannya. Saya cukup antusias untuk bermain bersama pemain-pemain lain besok. Semoga kami semua bisa menghibur para penonton."
Setelah gantung sepatu pasca Piala Dunia lalu, Van Bronckhrost saat ini tetap bekerja di klub pertama dan terakhirnya, Feyenoord, sebagai asisten pelatih. Suatu saat ia memang ingin menjadi seorang manajer.
"Saya sudah bermain sepakbola selama 18 tahun, jadi mungkin sekarang akan santai sejenak. Mungkin nanti-nanti saya akan memikirkannya. Saya juga mengambil lisensi, tapi belum cukup tinggi. Mungkin baru bisa untuk level asisten pelatih."
Saat ditanya soal kemungkinan membangun sesuatu untuk Maluku, misalnya stadion mini yang menggunakan namanya, ia mengatakan, "Nanti kita lihat lagi apa yang bisa kita lakukan untuk Maluku, mengingat saya sendiri punya darah dari sana. Mungkin itu bisa saja dilakukan."
( a2s / rin )
Demikian disampaikan Van Bronckhorst dalam pertemuannya dengan wartawan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (21/6/2011).
"Saya datang untuk mengabdi dan memberikan sumbangsih bagi anak-anak Indonesia melalui foundation yang saya dirikan. Sebuah kebanggaan bisa membantu anak-anak Indonesia setelah saya pensiun sebagai pesepakbola," tutur mantan kapten timnas Belanda di final Piala Dunia 2010 itu.
"Saya tumbuh dengan mendapatkan kesempatan untuk bermain sepakbola dan mendaptakan edukasi. Saya tahu pentingnya hal itu dan ini yang ingin saya berikan untuk anak-anak Indonesia. Supaya tak hanya berguna pada saat ini saja, tetapi juga memiliki dampak bagus buat mereka ke depannya."
Salah satu agenda utama pemain Feyenoord, Rangers, Arsenal dan Barcelona itu di Jakarta adalah melelang sejumlah memorabilia, antara lain kaus yang ia pakai di Piala Dunia 2010, jersey sejumlah pemain lain hasil bertukar dengan dia di lapangan, serta tiket menonton pertandingan Barcelona di Spanyol bersama dirinya. Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk Giovanni van Bronckhorst, yang rencananya didirikan di Jakarta.
Ia juga akan berpartisipasi dalam pertandingan eksebisi bertajuk Starbol, antara bintang-bintang ISL dan LPI, di Stadion Gelora Bung Karno, hari Rabu (22/6) petang.
"Saya pernah mendengar soal sepakbola Indonesia. Besok akan kita lihat. Saya sendiri cukup penasaran dan besok baru bisa dilihat seperti apa permainannya. Saya cukup antusias untuk bermain bersama pemain-pemain lain besok. Semoga kami semua bisa menghibur para penonton."
Setelah gantung sepatu pasca Piala Dunia lalu, Van Bronckhrost saat ini tetap bekerja di klub pertama dan terakhirnya, Feyenoord, sebagai asisten pelatih. Suatu saat ia memang ingin menjadi seorang manajer.
"Saya sudah bermain sepakbola selama 18 tahun, jadi mungkin sekarang akan santai sejenak. Mungkin nanti-nanti saya akan memikirkannya. Saya juga mengambil lisensi, tapi belum cukup tinggi. Mungkin baru bisa untuk level asisten pelatih."
Saat ditanya soal kemungkinan membangun sesuatu untuk Maluku, misalnya stadion mini yang menggunakan namanya, ia mengatakan, "Nanti kita lihat lagi apa yang bisa kita lakukan untuk Maluku, mengingat saya sendiri punya darah dari sana. Mungkin itu bisa saja dilakukan."
( a2s / rin )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Senin, 21/05/2012 19:09 WIB
Liga Selection U-23 Mulai Berlatih untuk Hadapi Inter Milan
-
Senin, 21/05/2012 18:50 WIB
Ikuti Piala Asia, Timnas Futsal Sudah Habiskan Rp 900 juta
-
Senin, 21/05/2012 17:46 WIB
Berada di Grup Berat, Timnas Futsal Optimistis Lolos 8 Besar
-
Senin, 21/05/2012 05:40 WIB
Lawan Palestina, Indonesia Tak Diperkuat Kiper Utamanya
-
Minggu, 20/05/2012 00:59 WIB
Berimbang Lawan Kurdistan Irak, Indonesia ke Semifinal
-
Senin, 21/05/2012 15:13
Liga Champions
Mikel: Saya Tahu Robben Bakal Gagal
-
Senin, 21/05/2012 02:23
Torres Minta Kejelasan Terkait Masa Depannya
-
Senin, 21/05/2012 07:17
Napoli Juara Coppa Italia, Hamsik Pangkas Rambut
-
Senin, 21/05/2012 01:04
Tiba di London, Chelsea Disambut Ribuan Fans
-
Senin, 21/05/2012 08:48
Karier Del Piero di Juve Ditutup dengan Penyesalan
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |

















.gif)
