Scholes Berharap MU Bisa Seperti Barca
Selasa, 05/07/2011 12:00 WIB
FOTO:Getty Images
Manchester - Paul Scholes mengatakan bahwa permainan Barcelona merupakan patokan bagi klub-klub sepakbola mana pun di dunia. Scholes pun berharap Manchester United bisa seperti Blaugrana.
Dalam beberapa tahun terakhir, permainan apik ala Barcelona ibarat telah menyihir dunia. Penampilan atraktif Lionel Messi dkk membuat merekamenjadi tim yang banyak dipuja.
"Sihir" Azulgrana juga memiliki efek pada Paul Scholes. Eks pemain Manchester United ini melontarkan pujian kepada Barcelona, yang mengalahkan "Setan Merah" dalam dua kali final Liga Champions.
"Di malam final itu (tahun 2011--red), kami merasa bahwa kemampuan kami begitu jauh tertinggal bila dibanding mereka. Kondisi itu buruk bagi kami, mungkin sama buruknya dengan dua tahun yang lalu di Roma," jelas Scholes seperti dikutip dari Telegraph.
"Anda bakal berharap bahwa kami bisa mempersempit gap antara kami dengan mereka. Satu hal yang bisa menjadi pembeda antara final kemarin dengan dua tahun lalu hanyalah skor-nya," tandas pria berkebangsaan Inggris tersebut.
Scholes pun berharap suatu saat nanti MU bakal menampilkan level permainan seperti Barcelona. Pria yang membela MU tahun 1994-2011 itu berpendapat bahwa hal tersebut menjadi tantangan bagi manajer Sir Alex Ferguson di waktu-waktu mendatang.
"Dia akan terus memikirkan pertandingan itu di sepanjang musim panas, kemudian dia berusaha agar hal seperti ini bisa kami hindari. Ketika Anda diberi pelajaran seperti itu --bukan hanya sekali namun dua kali-- maka pelajaran itu akan selalu melekat di pikiran," lugas Scholes.
"Bagaimana kita bisa memperkecil jarak dengan mereka? Ini adalah pertanyaan besar dan saya yakin manajer memiliki rencana tentang bagaimana melakukannya. Tidak perlu diragukan lagi, Barcelona telah menjadi patokan dan siapa pun ingin bisa seperti mereka."
"Anda harus mengangkat tangan dan mengatakan bahwa mereka lebih baik dari Anda, namun Anda tidak senang untuk mengatakan seperti ini kan? Anda tidak berkenan untuk memuji mereka, namun saat ini mereka lebih baik, dua tahun lalu juga mereka lebih baik. Kami harus bekerja untuk mencapai level seperti mereka."
Scholes menilai bahwa salah satu hal yang menjadi inti kekuatan Barcelona adalah tidak adanya keinginan dari masing-masing individu pemain untuk menonjolkan diri sendiri.
"Saya tahu Messi adalah pemain yang mencetak 50 gol tiap musimnya, namun di antara rekan satu timnya dia bukanlah bintang besar."
"Sebagai satu tim, mereka semua adlah bintang. Namun tidak ada satu pemain pun yang ingin menonjolkan diri. Mereka adalah tim yang tidak egois," tutup dia.
Foto: Paul Scholes usai final Liga Champions 2010/2011 antara Manchester United kontra Barcelona di Stadion Wembley, London, Mei 2011 (Getty Images)
( nar / a2s )
Dalam beberapa tahun terakhir, permainan apik ala Barcelona ibarat telah menyihir dunia. Penampilan atraktif Lionel Messi dkk membuat merekamenjadi tim yang banyak dipuja.
"Sihir" Azulgrana juga memiliki efek pada Paul Scholes. Eks pemain Manchester United ini melontarkan pujian kepada Barcelona, yang mengalahkan "Setan Merah" dalam dua kali final Liga Champions.
"Di malam final itu (tahun 2011--red), kami merasa bahwa kemampuan kami begitu jauh tertinggal bila dibanding mereka. Kondisi itu buruk bagi kami, mungkin sama buruknya dengan dua tahun yang lalu di Roma," jelas Scholes seperti dikutip dari Telegraph.
"Anda bakal berharap bahwa kami bisa mempersempit gap antara kami dengan mereka. Satu hal yang bisa menjadi pembeda antara final kemarin dengan dua tahun lalu hanyalah skor-nya," tandas pria berkebangsaan Inggris tersebut.
Scholes pun berharap suatu saat nanti MU bakal menampilkan level permainan seperti Barcelona. Pria yang membela MU tahun 1994-2011 itu berpendapat bahwa hal tersebut menjadi tantangan bagi manajer Sir Alex Ferguson di waktu-waktu mendatang.
"Dia akan terus memikirkan pertandingan itu di sepanjang musim panas, kemudian dia berusaha agar hal seperti ini bisa kami hindari. Ketika Anda diberi pelajaran seperti itu --bukan hanya sekali namun dua kali-- maka pelajaran itu akan selalu melekat di pikiran," lugas Scholes.
"Bagaimana kita bisa memperkecil jarak dengan mereka? Ini adalah pertanyaan besar dan saya yakin manajer memiliki rencana tentang bagaimana melakukannya. Tidak perlu diragukan lagi, Barcelona telah menjadi patokan dan siapa pun ingin bisa seperti mereka."
"Anda harus mengangkat tangan dan mengatakan bahwa mereka lebih baik dari Anda, namun Anda tidak senang untuk mengatakan seperti ini kan? Anda tidak berkenan untuk memuji mereka, namun saat ini mereka lebih baik, dua tahun lalu juga mereka lebih baik. Kami harus bekerja untuk mencapai level seperti mereka."
Scholes menilai bahwa salah satu hal yang menjadi inti kekuatan Barcelona adalah tidak adanya keinginan dari masing-masing individu pemain untuk menonjolkan diri sendiri.
"Saya tahu Messi adalah pemain yang mencetak 50 gol tiap musimnya, namun di antara rekan satu timnya dia bukanlah bintang besar."
"Sebagai satu tim, mereka semua adlah bintang. Namun tidak ada satu pemain pun yang ingin menonjolkan diri. Mereka adalah tim yang tidak egois," tutup dia.
Foto: Paul Scholes usai final Liga Champions 2010/2011 antara Manchester United kontra Barcelona di Stadion Wembley, London, Mei 2011 (Getty Images)
( nar / a2s )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Senin, 21/05/2012 13:27 WIB
Ribery Paling Sering Ditekel Lawan
-
Senin, 21/05/2012 11:27 WIB
Messi Paling Berbahaya, Ibra Sering Offside
-
Minggu, 20/05/2012 17:19 WIB
'Kegagalan Bayern Seperti Mimpi Buruk & Film yang Jelek'
-
Minggu, 20/05/2012 13:56 WIB
Chelsea Angkat Peringkat Inggris di Eropa
-
Minggu, 20/05/2012 11:59 WIB
Fakta-Fakta Menarik Tentang Chelsea vs Bayern Munich
-
Senin, 21/05/2012 15:13
Liga Champions
Mikel: Saya Tahu Robben Bakal Gagal
-
Senin, 21/05/2012 02:23
Torres Minta Kejelasan Terkait Masa Depannya
-
Senin, 21/05/2012 07:17
Napoli Juara Coppa Italia, Hamsik Pangkas Rambut
-
Senin, 21/05/2012 01:04
Tiba di London, Chelsea Disambut Ribuan Fans
-
Senin, 21/05/2012 08:48
Karier Del Piero di Juve Ditutup dengan Penyesalan
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |










.jpg)




.gif)
