Sir Alex Merasa Paling Penting di MU
Jumat, 27/01/2012 15:09 WIB
FOTO:Getty Images/Laurence Griffiths
Manchester - Sir Alex Ferguson mengungkapkan salah satu rahasia di balik kesuksesannya bersama Manchester United. Menurut Ferguson, dalam sebuah klub, manajer haruslah jadi figur terpenting.
Ferguson menangani MU sejak tahun 1986. Dalam kurun waktu 25 tahun, pria berkebangsaan Skotlandia ini sudah mempersembahkan 12 gelar Premier League, lima trofi Piala FA, dua titel Liga Champions, dan beberapa trofi lainnya.
Selama menukangi The Red Devils, Ferguson memang dikenal sebagai manajer yang galak. Dia tak segan-segan mendepak pemain yang dianggapnya membangkang, sekalipun pemain itu berstatus bintang. Kasus Gordon Strachan, Paul Ince, Jaap Stam, Dwight Yorke, David Beckham, Ruud van Nistelrooy, hingga Gabriel Heinze adalah buktinya.
Meski sering kehilangan bintang, MU di bawah pimpinan Ferguson terbukti tetap kompetitif. Hal ini dikarenakan pemain memang bukanlah sosok paling utama di Old Trafford.
"Saya mengatakannya ke para direktur 15 tahun yang lalu, mungkin lebih dari 15 tahun yang lalu: Anda harus ingat bahwa orang paling penting di Manchester United adalah manajer," ucap Ferguson dalam wawancaranya dengan New York Times.
"Saat seorang pesepakbola lebih penting daripada manajer, maka klub Anda akan mati. Sejarah klub ini akan sia-sia," tambahnya.
"Saya adalah orang paling penting di Manchester United," klaim pria 70 tahun ini.
Lebih lanjut lagi, Ferguson yakin bahwa tidak akan ada orang lain yang bisa mengikuti jejaknya memanajeri sebuah klub besar seperti MU dalam waktu hingga 25 tahun.
"Saya pikir tidak akan ada yang melakukannya. Saya adalah fenomena," ujarnya.
"Saya tentu saja melemah. Itu pasti. Saya lebih rapuh pada hari ini dibandingkan dengan 25 tahun yang lalu," kata pria yang baru-baru ini dianugerahi FIFA Presidential Award ini.
( mfi / mrp )
Ferguson menangani MU sejak tahun 1986. Dalam kurun waktu 25 tahun, pria berkebangsaan Skotlandia ini sudah mempersembahkan 12 gelar Premier League, lima trofi Piala FA, dua titel Liga Champions, dan beberapa trofi lainnya.
Selama menukangi The Red Devils, Ferguson memang dikenal sebagai manajer yang galak. Dia tak segan-segan mendepak pemain yang dianggapnya membangkang, sekalipun pemain itu berstatus bintang. Kasus Gordon Strachan, Paul Ince, Jaap Stam, Dwight Yorke, David Beckham, Ruud van Nistelrooy, hingga Gabriel Heinze adalah buktinya.
Meski sering kehilangan bintang, MU di bawah pimpinan Ferguson terbukti tetap kompetitif. Hal ini dikarenakan pemain memang bukanlah sosok paling utama di Old Trafford.
"Saya mengatakannya ke para direktur 15 tahun yang lalu, mungkin lebih dari 15 tahun yang lalu: Anda harus ingat bahwa orang paling penting di Manchester United adalah manajer," ucap Ferguson dalam wawancaranya dengan New York Times.
"Saat seorang pesepakbola lebih penting daripada manajer, maka klub Anda akan mati. Sejarah klub ini akan sia-sia," tambahnya.
"Saya adalah orang paling penting di Manchester United," klaim pria 70 tahun ini.
Lebih lanjut lagi, Ferguson yakin bahwa tidak akan ada orang lain yang bisa mengikuti jejaknya memanajeri sebuah klub besar seperti MU dalam waktu hingga 25 tahun.
"Saya pikir tidak akan ada yang melakukannya. Saya adalah fenomena," ujarnya.
"Saya tentu saja melemah. Itu pasti. Saya lebih rapuh pada hari ini dibandingkan dengan 25 tahun yang lalu," kata pria yang baru-baru ini dianugerahi FIFA Presidential Award ini.
( mfi / mrp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Selasa, 22/05/2012 11:37 WIB
Mancini Belum Mau Belanja
-
Selasa, 22/05/2012 11:21 WIB
Rio Ferdinand: City Memang Layak Juara
-
Selasa, 22/05/2012 10:54 WIB
Adebayor Mau Kontrak Permanen di Spurs
-
Selasa, 22/05/2012 10:25 WIB
Soal Manajer, Chelsea Tak Mau Buru-buru Ambil Keputusan
-
Selasa, 22/05/2012 10:15 WIB
Joe Cole Siap Kembali ke Liverpool
-
Selasa, 22/05/2012 16:03
Cruyff Kritik Permainan Bertahan Chelsea di Final
-
Selasa, 22/05/2012 16:36
Allegri Pagari Thiago Silva
-
Selasa, 22/05/2012 14:55
Tiba Besok, Ini Jadwal Nerazzurri di Jakarta
-
Selasa, 22/05/2012 16:07
Lawan Inter, Aji Fokus Kerja Sama Pemain Lokal & Asing
-
Selasa, 22/05/2012 16:21
Musdalub Pengcab PSSI Jatim Masih Belum Jelas
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |

















.gif)
