Villas-Boas yang Demokratis dan Berpikiran Terbuka
Jumat, 03/02/2012 18:03 WIB
FOTO:Getty Images
London - Andre Villas-Boas banyak berkisah soal filosofinya dalam bekerja. Manajer Chelsea ini mengaku bukan diktator bertangan besi dan dia selalu siap mendengarkan masukan dari anak buahnya.
Villas-Boas termasuk manajer yang sudah menuai banyak kesuksesan di usia muda meski dia tak pernah jadi pesepakbola profesional. Musim lalu, dia meraih empat gelar bersama Porto sekaligus menjadi pelatih termuda yang mampu memenangi gelar antarklub Eropa.
Kesuksesan tersebut membuatnya dipinang Chelsea pada awal musim ini. Di klub London Barat inilah, Villas-Boas menghadapi ujian yang sebenarnya.
Salah satu tantangan terbesar Villas-Boas di The Blues adalah meredam ego para pemain bintang yang dimilikinya. Selain itu, dia dituntut untuk bisa bekerja sama dengan para pemain senior yang usianya tak terpaut jauh darinya seperti Frank Lampard dan Didier Drogba.
Dengan segala situasi yang dihadapinya di Stamford Bridge, Villas-Boas mencoba tahu diri. Dia tak mau semena-mena dalam membuat keputusan dan memilih untuk berdiskusi dengan skuadnya.
"Karena usia saya dan kurangnya latar belakang sebagai pemain profesional, saya tak akan pernah bisa menjadi diktator," jelas Villas-Boas kepada The Technician.
"Oleh karena itu, saya membiarkan pemain memberi masukan dalam jumlah tertentu terhadap keputusan tentang bagaimana kami bermain dan bagaimana tim dijalankan," imbuhnya.
"Juga, ketika kita kami bicara soal kebaikan tim, saya mendorong para pemain untuk berpartisipasi dalam keputusan yang memengaruhi kehidupan profesional mereka," kata pria berumur 34 tahun ini.
"Sebagai contoh, di Porto saya akan berdiskusi dengan para pemain soal waktu memulai latihan dan keperluan waktu istirahat. Saya berusaha untuk menjadi pemimpin yang berpikiran terbuka dan menghargai orang lain."
"Anda harus membangun hubungan dua arah, bahkan saat mengambil keputusan soal pengaturan atau tindakan di dalam pertandingan."
"Tentu saja, sebagai pelatih sayalah yang membuat keputusan akhir. Jika saya harus mengecewakan beberapa orang, maka biarkanlah," pungkasnya.
( mfi / mrp )
Villas-Boas termasuk manajer yang sudah menuai banyak kesuksesan di usia muda meski dia tak pernah jadi pesepakbola profesional. Musim lalu, dia meraih empat gelar bersama Porto sekaligus menjadi pelatih termuda yang mampu memenangi gelar antarklub Eropa.
Kesuksesan tersebut membuatnya dipinang Chelsea pada awal musim ini. Di klub London Barat inilah, Villas-Boas menghadapi ujian yang sebenarnya.
Salah satu tantangan terbesar Villas-Boas di The Blues adalah meredam ego para pemain bintang yang dimilikinya. Selain itu, dia dituntut untuk bisa bekerja sama dengan para pemain senior yang usianya tak terpaut jauh darinya seperti Frank Lampard dan Didier Drogba.
Dengan segala situasi yang dihadapinya di Stamford Bridge, Villas-Boas mencoba tahu diri. Dia tak mau semena-mena dalam membuat keputusan dan memilih untuk berdiskusi dengan skuadnya.
"Karena usia saya dan kurangnya latar belakang sebagai pemain profesional, saya tak akan pernah bisa menjadi diktator," jelas Villas-Boas kepada The Technician.
"Oleh karena itu, saya membiarkan pemain memberi masukan dalam jumlah tertentu terhadap keputusan tentang bagaimana kami bermain dan bagaimana tim dijalankan," imbuhnya.
"Juga, ketika kita kami bicara soal kebaikan tim, saya mendorong para pemain untuk berpartisipasi dalam keputusan yang memengaruhi kehidupan profesional mereka," kata pria berumur 34 tahun ini.
"Sebagai contoh, di Porto saya akan berdiskusi dengan para pemain soal waktu memulai latihan dan keperluan waktu istirahat. Saya berusaha untuk menjadi pemimpin yang berpikiran terbuka dan menghargai orang lain."
"Anda harus membangun hubungan dua arah, bahkan saat mengambil keputusan soal pengaturan atau tindakan di dalam pertandingan."
"Tentu saja, sebagai pelatih sayalah yang membuat keputusan akhir. Jika saya harus mengecewakan beberapa orang, maka biarkanlah," pungkasnya.
( mfi / mrp )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Sabtu, 26/05/2012 16:34 WIB
Mancini Pilih City karena Tantangannya
-
Sabtu, 26/05/2012 13:07 WIB
Spurs Mentok di Harga, Vertonghen Bisa Saja ke Arsenal
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Suarez Bicara Tentang Hukuman yang Pernah Diterimanya
-
Sabtu, 26/05/2012 07:35 WIB
Dzeko Takkan Tinggalkan City
-
Sabtu, 26/05/2012 03:52 WIB
Barton Tak Ajukan Banding
-
Minggu, 27/05/2012 03:39
'Inter Akan Merindukan Cordoba'
-
Minggu, 27/05/2012 01:19
Zanetti Puji Bima Sakti
-
Minggu, 27/05/2012 01:53
Bima Sakti Tersanjung Dipuji Zanetti
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
