Kisruh di Ajax, Beberapa Petinggi Klub Mundur
Jumat, 10/02/2012 01:43 WIB
FOTO:Ilustrasi (AFP/Olaf Kraak)
Amsterdam - Ditolaknya Louis van Gaal untuk menjadi Manajer Umum berbuntut panjang untuk Ajax. Kini, beberapa petinggi klub memilih mundur terkait penolakan atas Van Gaal tersebut.
Kisruh bermula ketika legenda klub, Johan Cruyff, berang lantaran dirinya tak dilibatkan dalam penunjukan Van Gaal sebagai manajer umum klub. Cruyff, yang juga merupakan salah satu dari lima anggota direktur klub Ajax, kemudian mengadukan masalah tersebut kepada pengadilan.
Cruyff kemudian menang dan Van Gaal batal menjadi salah satu petinggi klub.
Keputusan tersebut kemudian membuat Danny Blind, eks kapten Ajax di era 90-an yang kini menjadi Direktur Teknik klub, mundur. Keputusannya juga diikuti oleh seluruh anggota direktur klub lainnya. Cruyff sendiri juga ditawarkan untuk mundur.
"Saya punya visi jelas untuk masa depan Ajax dan Van Gaal adalah bagian dari hal tersebut," ujar Blind di AFP.
"Sekarang, ketika dirinya tak bisa menjabat di sini, saya tak bisa dan tidak mau lagi melanjutkan," lanjutnya.
Hubungan Cruyff dan Van Gaal sejak lama memang tidak harmonis. Cruyff berpendapat bahwa kedatangan Van Gaal, yang memberikan klub tiga titel Eredivisie dan satu Liga Champions pada era 90-an, akan menghambat kinerjanya.
Tindakan Cruyff sendiri mendapatkan dukungan dari para pelatih di dalam klub. Cruyff sendiri telah memberikan pintu bagi para eks pemain, seperti Frank De Boer, Dennis Bergkamp, dan Wim Jonk, untuk memiliki jabatan pelatih dan manajer di dalam klub.
"Semua pelatih di dalam klub adalah mantan pemain. Saya selalu bekerja 200 persen di belakang proyek ini dan merawatnya karena ini sangat penting buat klub," ucap Cruyff.
( roz / krs )
Kisruh bermula ketika legenda klub, Johan Cruyff, berang lantaran dirinya tak dilibatkan dalam penunjukan Van Gaal sebagai manajer umum klub. Cruyff, yang juga merupakan salah satu dari lima anggota direktur klub Ajax, kemudian mengadukan masalah tersebut kepada pengadilan.
Cruyff kemudian menang dan Van Gaal batal menjadi salah satu petinggi klub.
Keputusan tersebut kemudian membuat Danny Blind, eks kapten Ajax di era 90-an yang kini menjadi Direktur Teknik klub, mundur. Keputusannya juga diikuti oleh seluruh anggota direktur klub lainnya. Cruyff sendiri juga ditawarkan untuk mundur.
"Saya punya visi jelas untuk masa depan Ajax dan Van Gaal adalah bagian dari hal tersebut," ujar Blind di AFP.
"Sekarang, ketika dirinya tak bisa menjabat di sini, saya tak bisa dan tidak mau lagi melanjutkan," lanjutnya.
Hubungan Cruyff dan Van Gaal sejak lama memang tidak harmonis. Cruyff berpendapat bahwa kedatangan Van Gaal, yang memberikan klub tiga titel Eredivisie dan satu Liga Champions pada era 90-an, akan menghambat kinerjanya.
Tindakan Cruyff sendiri mendapatkan dukungan dari para pelatih di dalam klub. Cruyff sendiri telah memberikan pintu bagi para eks pemain, seperti Frank De Boer, Dennis Bergkamp, dan Wim Jonk, untuk memiliki jabatan pelatih dan manajer di dalam klub.
"Semua pelatih di dalam klub adalah mantan pemain. Saya selalu bekerja 200 persen di belakang proyek ini dan merawatnya karena ini sangat penting buat klub," ucap Cruyff.
( roz / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Jumat, 25/05/2012 06:14 WIB
Di Vaio Lanjutkan Karier di MLS
-
Kamis, 24/05/2012 00:37 WIB
Shenhua Pede Bisa Gaet Drogba
-
Rabu, 23/05/2012 17:41 WIB
FIFA Pilih Anggota Komite Eksekutif Wanita untuk Pertama Kali
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
Reuni Giggs-Beckham di Skuad Olimpiade Inggris Raya?
-
Selasa, 22/05/2012 06:25 WIB
Ancelotti Inginkan Tiga Pemain Baru untuk PSG
-
Minggu, 27/05/2012 03:39
'Inter Akan Merindukan Cordoba'
-
Minggu, 27/05/2012 01:19
Zanetti Puji Bima Sakti
-
Minggu, 27/05/2012 01:53
Bima Sakti Tersanjung Dipuji Zanetti
-
Sabtu, 26/05/2012 06:15
Dengan Kaki Kanan, Messi Teruskan Ketajaman di Final
-
Sabtu, 26/05/2012 04:50
Kalahkan Bilbao, Barca Menangi Copa del Rey
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Espanyol | 1 - 1 | Sevilla |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Getafe | 0 - 2 | Real Zaragoza |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |
















.gif)
