Suatu Sore Bersama Pires di GBK
Jumat, 24/02/2012 19:19 WIB
FOTO:detiksport/Rengga Sancaya
Jakarta - Sore itu, stadion termegah di Jakarta itu tengah tak bergaung. Sepi, tak terdengar riuh seperti ketika ada 22 orang bermain di dalamnya. Sore itu, hanya ada beberapa bocah yang menghabiskan waktunya bersama Robert Pires dan rekan-rekannya yang lain.
Pires tak sendiri. Bersamanya ada nama-nama tenar lainnya, seperti Marco Materazzi, Edgar Davids, Fabio Cannavaro, Denilson, dan juga Djalminha. Mereka memberikan pelatihan--yang sebenarnya tidak tampak seperti latihan--kepada beberapa bocah kecil tentang bagaimana mengolah si kulit bundar.
Delapan puluh ribu kursi di Gelora Bung Karno kosong melompong. Mereka, bersama para pewarta yang meliput kegiatan tersebut, menjadi saksi bagaimana Denilson pamer trik di hadapan bocah-bocah itu. Beberapa terkesima, sementara Denilson tertawa. Daripada berlatih, ini lebih terlihat seperti menikmati waktu bersepakbola.
Pires atau Davids juga tidak ketinggalan. Mereka meladeni bocah-bocah itu menggiring dan mengoper si kulit bundar. Namun, namanya bertemu idola, kesempatan seperti ini jelas tidak dilewatkan para bocah untuk mengabadikan gambar bersama para bintang. Davids bahkan sempat kepergok menandatangi bola seorang anak.
Waktu berlalu, hari makin sore. Tapi bocah-bocah itu masih tertawa memainkan si kulit bundar. Beberapa masih berusia sekitar lima tahun. Mereka bahkan belum lahir ketika Denilson dinobatkan menjadi pemain termahal dunia atau ketika Pires mengangkat trofi Piala Eropa 2000.
Latih tanding pun menjadi sebuah sesi terakhir dari main bola sore-sore ini. Seorang bocah mendapatkan tepuk tangan riuh dari para pewarta dan orang tua yang hadir menyaksikan. Penyebabnya, bocah itu berhasil meliuk untuk melewati Davids. Tak lama setelahnya, tepuk tangan kembali terdengar ketika bola di kaki Davids terebut. Entah, apakah Si Pitbull itu sengaja melakukannya atau tidak.
Kejadian yang mengundang senyum lainnya adalah ketika beberapa anak berebut untuk mengeksekusi tendangan penalti. Davids lagi-lagi bertingkah jahil. Tepat ketika sang bocah ingin menendang, ia justru malah mengambil bolanya. Terang saja sang bocah, yang merasa dijahili, berteriak.
Mereka yang menyaksikan kegiatan sore itu pun cukup terhibur. Tak hanya bocah-bocah di lapangan, tetapi juga para petugas keamanan yang menyaksikan dari tribun VIP GBK. Beberapa di antaranya masih mengenali Djalminha dan mengingatnya sebagai bagian dari kesuksesan Deportivo La Coruna di era awal 2000-an.
"Djalminha badannya masih bagus. Beda dengan Denilson yang sudah agak gemuk. Ingat dulu zaman dia bersama Donato dan Roy Makaay di La Coruna. Yang saya ingat, waktu itu Salva Ballesta Vialco juga masih muda," ucap seorang petugas keamanan bernama Embi kepada detikSport.
"Senang bisa main sama bintang-bintangnya," ucap Farel yang masih berusia 9 tahun dan kini tengah tergabung di SSB AS-IOP. "Saya mengidolai Denilson dan Cannavaro," lanjutnya, ketika ditanya siapa bintang yang paling dipujanya.
Sore itu akhirnya ditutup dengan senyum semua bocah, para orang tua, petugas keamanan, dan juga GBK yang sepi.
( roz / krs )
Pires tak sendiri. Bersamanya ada nama-nama tenar lainnya, seperti Marco Materazzi, Edgar Davids, Fabio Cannavaro, Denilson, dan juga Djalminha. Mereka memberikan pelatihan--yang sebenarnya tidak tampak seperti latihan--kepada beberapa bocah kecil tentang bagaimana mengolah si kulit bundar.
Delapan puluh ribu kursi di Gelora Bung Karno kosong melompong. Mereka, bersama para pewarta yang meliput kegiatan tersebut, menjadi saksi bagaimana Denilson pamer trik di hadapan bocah-bocah itu. Beberapa terkesima, sementara Denilson tertawa. Daripada berlatih, ini lebih terlihat seperti menikmati waktu bersepakbola.
Pires atau Davids juga tidak ketinggalan. Mereka meladeni bocah-bocah itu menggiring dan mengoper si kulit bundar. Namun, namanya bertemu idola, kesempatan seperti ini jelas tidak dilewatkan para bocah untuk mengabadikan gambar bersama para bintang. Davids bahkan sempat kepergok menandatangi bola seorang anak.
Waktu berlalu, hari makin sore. Tapi bocah-bocah itu masih tertawa memainkan si kulit bundar. Beberapa masih berusia sekitar lima tahun. Mereka bahkan belum lahir ketika Denilson dinobatkan menjadi pemain termahal dunia atau ketika Pires mengangkat trofi Piala Eropa 2000.
Latih tanding pun menjadi sebuah sesi terakhir dari main bola sore-sore ini. Seorang bocah mendapatkan tepuk tangan riuh dari para pewarta dan orang tua yang hadir menyaksikan. Penyebabnya, bocah itu berhasil meliuk untuk melewati Davids. Tak lama setelahnya, tepuk tangan kembali terdengar ketika bola di kaki Davids terebut. Entah, apakah Si Pitbull itu sengaja melakukannya atau tidak.
Kejadian yang mengundang senyum lainnya adalah ketika beberapa anak berebut untuk mengeksekusi tendangan penalti. Davids lagi-lagi bertingkah jahil. Tepat ketika sang bocah ingin menendang, ia justru malah mengambil bolanya. Terang saja sang bocah, yang merasa dijahili, berteriak.
Mereka yang menyaksikan kegiatan sore itu pun cukup terhibur. Tak hanya bocah-bocah di lapangan, tetapi juga para petugas keamanan yang menyaksikan dari tribun VIP GBK. Beberapa di antaranya masih mengenali Djalminha dan mengingatnya sebagai bagian dari kesuksesan Deportivo La Coruna di era awal 2000-an.
"Djalminha badannya masih bagus. Beda dengan Denilson yang sudah agak gemuk. Ingat dulu zaman dia bersama Donato dan Roy Makaay di La Coruna. Yang saya ingat, waktu itu Salva Ballesta Vialco juga masih muda," ucap seorang petugas keamanan bernama Embi kepada detikSport.
"Senang bisa main sama bintang-bintangnya," ucap Farel yang masih berusia 9 tahun dan kini tengah tergabung di SSB AS-IOP. "Saya mengidolai Denilson dan Cannavaro," lanjutnya, ketika ditanya siapa bintang yang paling dipujanya.
Sore itu akhirnya ditutup dengan senyum semua bocah, para orang tua, petugas keamanan, dan juga GBK yang sepi.
( roz / krs )
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaruIndeks »
-
Rabu, 16/05/2012 17:00 WIB
Coach Timo: Bersepakbola Perlu Pengetahuan yang Benar
-
Selasa, 15/05/2012 19:00 WIB
Gugatan 8 Klub ISL Ditolak Pengadilan
-
Selasa, 15/05/2012 18:26 WIB
Persela Atasi Persisam 1-0
-
Selasa, 15/05/2012 13:29 WIB
Ikut Turnamen di Palestina, Timnas Perlu Rp 3 Miliar
-
Selasa, 15/05/2012 12:32 WIB
PSSI: Gabung Timnas, Tibo dan Okto Tetap Pemain ISL
-
Kamis, 17/05/2012 02:05
Jelang Final Liga Champions
Cech Bidik Kado Ultah Dini
-
Kamis, 17/05/2012 00:23
Bursa Manajer Baru Liverpool: Martinez, Benitez, sampai Pep
-
Rabu, 16/05/2012 04:40
Mengacu ke Madrid & Barca, Mancini Sudah Ancang-ancang Belanja
-
Rabu, 16/05/2012 01:08
Soal Spanduk Provokatif, MU Terima Permintaan Maaf City
-
Rabu, 16/05/2012 07:00
City Terima Rp 894 M dari Hak Siar TV
Klasemen
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Juventus | 38 | 23 | 15 | 0 | 68-20 | 84 |
| 2 | Milan | 38 | 24 | 8 | 6 | 74-33 | 80 |
| 3 | Udinese | 38 | 18 | 10 | 10 | 52-35 | 64 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Manchester City | 38 | 28 | 5 | 5 | 93-29 | 89 |
| 2 | Manchester United | 38 | 28 | 5 | 5 | 89-33 | 89 |
| 3 | Arsenal | 38 | 21 | 7 | 10 | 74-49 | 70 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Real Madrid | 38 | 32 | 4 | 2 | 121-32 | 100 |
| 2 | Barcelona | 38 | 28 | 7 | 3 | 114-29 | 91 |
| 3 | Valencia | 38 | 17 | 10 | 11 | 59-44 | 61 |
| No | Team | M | M | S | K | SG | Nilai |
| 1 | Borussia Dortmund | 34 | 25 | 6 | 3 | 80-25 | 81 |
| 2 | Bayern Munchen | 34 | 23 | 4 | 7 | 77-22 | 73 |
| 3 | FC Schalke 04 | 34 | 20 | 4 | 10 | 74-44 | 64 |
HasilAkhir
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Napoli | 2 - 1 | Siena |
| 14/05/2012 | Genoa | 2 - 0 | Palermo |
| 14/05/2012 | Chievo | 1 - 0 | Lecce |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 13/05/2012 | Swansea City | 1 - 0 | Liverpool |
| 13/05/2012 | Norwich City | 2 - 0 | Aston Villa |
| 13/05/2012 | Tottenham Hotspur | 2 - 0 | Fulham |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 14/05/2012 | Racing Santander | 2 - 4 | Atletico Osasuna |
| 14/05/2012 | Real Madrid | 4 - 1 | Mallorca |
| 14/05/2012 | Levante | 3 - 0 | Athletic Bilbao |
| Tanggal | Home | Score | Away |
| 05/05/2012 | Werder Bremen | 2 - 3 | FC Schalke 04 |
| 05/05/2012 | FC Augsburg | 1 - 0 | Hamburger SV |
| 05/05/2012 | Hertha Berlin | 3 - 1 | TSG Hoffenheim |

















.gif)