Bertemu PSSI, Menpora Mengaku Siap Bubarkan Salah Satu Liga

Amalia Dwi Septi - detikSport
Senin, 04/02/2013 21:35 WIB
Bertemu PSSI, Menpora Mengaku Siap Bubarkan Salah Satu Liga detikSport/Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo telah meninjau ulang persiapan kompetisi Indonesia Primer League (IPL). Menpora mengaku bahwa dia siap membubarkan salah satu liga.

Hal tersebut disampaikannya usai mengelar pertemuan dengan PSSI di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (4/2/2013). "Intinya adalah saya bisa bersikap tegas sesuai apa yang telah saya sampaikan kepada Pak Djohar. Bahwa saya bisa menjalankan UU, tetapi saya juga minta jalankan juga MoU atau syarat yang kemarin sudah ada. Yang jelas begini, ada syarat-syarat yang di dalam MoU yang belum dijalankan oleh PSSI," ujarnya usai pertemuan.

"Dengan kompetisi IPL akan mulai kick-off 10 Februari. Kalau itu bisa dijalankan maka saya akan membubarkan liga yang dianggap tidak prosedural. Karena harus ada langkah clear dari liga yang sudah sesuai dengan de jure."

Roy menilai, langkah tersebut diambil demi timnas Indonesia. Sebab hingga saat ini masih ada pelarangan pemain membela timnas dari beberapa klub. Roy juga mengaku, tidak akan membubarkan KPSI. Sebaliknya, dia hanya ingin menyelamatkan nasib para pemain saja.

"Sementara KPSI, pemerintah tidak perlu membubarkannya. Karena KPSI itu komunitas yang tidak dikenal FIFA, tapi kami akan selamatkan para pemain-pemainnya," tegasnya.

"Pemerintah harus aware, harus ada perhatian dari pemerintah untuk penyatuan timnas. Dan demi untuk liga nanti. Meskipun di dalam MoU diperbolehkan ada dua liga, saya dan teman-teman di Kemenpora berpendapat tidak akan berjalan dengan baik. Tentu hasilnya tidak akan ketemu kalau liganya masih dua."

Roy mengaku siap mencabut rekomendasi untuk ISL dengan alasan beberapa klub di dalamnya masih menunggak gaji pemain. Tetapi, dia tidak akan langsung mencabut atau membubarkan liga tersebut. Dia baru akan mencabut rekomendasi atau melarangnya jika salah satu liga, dalam hal ini IPL, sudah berjalan.

"Liga akan menjadi satu. Caranya mungkin bukan disatukan. Tetapi, caranya, yang sudah jalan dibiarkan saja dulu. Nanti kalau liga yang lain sudah jalan, mungkin yang sekarang sedang berjalan tidak jalan lagi. Saya tidak bisa menghentikan liga ISL sekarang karena masyarakat sedang menonton pertandingannya."

"Masih ada klub yang masih menunggak gaji. Janji pemerintah waktu itu adalah memperbolehkan ISL berjalan, asal gaji pemain juga diselesaikan. Kalau tidak, rekomendasi akan ditarik. Tapi, saya tidak berani (memberhentikannya, red) apabila IPL belum berjalan."


(roz/roz)
Info Sepakbola Liga Indonesia : Berita | Klasemen | Jadwal Pertandingan | Hasil Pertandingan


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi : sales[at]detik.com
Klasemen
    No Team M M S K SG Nilai
    1 Juventus 28 20 7 1 55-14 67
    2 Roma 28 14 11 3 39-21 53
    3 Lazio 28 16 4 8 51-27 52
    Selengkapnya »
    No Team M M S K SG Nilai
    1 Chelsea 29 20 7 2 61-25 67
    2 Manchester City 30 18 7 5 62-28 61
    3 Arsenal 30 18 6 6 58-31 60
    Selengkapnya »
    No Team M M S K SG Nilai
    1 Barcelona 28 22 2 4 80-17 68
    2 Real Madrid 28 21 1 6 78-26 64
    3 Valencia 28 18 6 4 52-22 60
    Selengkapnya »
    No Team M M S K SG Nilai
    1 Bayern München 26 20 4 2 70-13 64
    2 Wolfsburg 26 16 6 4 57-29 54
    3 Borussia M'gladbach 26 13 8 5 37-20 47
    Selengkapnya »
HasilAkhir
    Tanggal Home Score Away
    22/03/2015 Hull City 2 - 3 Chelsea
    22/03/2015 Queens Park Rangers 1 - 2 Everton
    22/03/2015 Liverpool 1 - 2 Manchester United
    Selengkapnya »
    Tanggal Home Score Away
    23/03/2015 Barcelona 2 - 1 Real Madrid
    23/03/2015 Real Sociedad 3 - 1 Córdoba
    22/03/2015 Villarreal 0 - 2 Sevilla
    Selengkapnya »
    Tanggal Home Score Away
    22/03/2015 Bayern München 0 - 2 Borussia M'gladbach
    22/03/2015 Mainz 05 1 - 1 Wolfsburg
    22/03/2015 Schalke 04 0 - 1 Bayer Leverkusen
    Selengkapnya »


MustRead close