Masukkan kata pencarian minimal 3 karakter
Searching.. Please Wait
    Match Analysis

    Pratinjau Juventus vs Monaco

    Juventus yang Lebih Fit Tunggu Usaha Monaco Balikkan Kedudukan

    Pandit Football Indonesia - detikSport
    Monaco vs Juventus di leg pertama (Foto: Michael Steele/Getty Images) Monaco vs Juventus di leg pertama (Foto: Michael Steele/Getty Images)
    Jakarta - Leg kedua semifinal Liga Champions 2016/2017 akan digelar di tengah pekan. Pada salah satu laga, Juventus akan menjamu AS Monaco di Juventus Stadium. Pada leg pertama lalu, Juventus menang 2-0 di markas Monaco.

    Untuk melangkah ke final, Juve hanya membutuhkan hasil imbang atau kekalahan tak lebih dari selisih dua gol. Sementara bagi Monaco, selain harus menang dengan selisih lebih dari dua gol, memaksa pertandingan hingga adu penalti menjadi opsi lain.

    Namun melihat apa yang tersaji pada leg pertama dan bagaimana persiapan kedua kesebelasan jelang laga ini, tampaknya tak akan ada yang terlalu berubah pada leg kedua, Rabu (10/5/2017) dinihari WIB. Juventus masih terdepan untuk bisa memenangkan pertandingan dan melenggang ke partai final.

    Kedalaman Skuat Juventus Mumpuni

    Usai menghadapi Monaco, Juventus menghadapi lawan tangguh di Serie A, Torino. Juventus sendiri meski berada di puncak klasemen, secara hitung-hitungan masih bisa dikejar oleh AS Roma maupun Napoli yang menguntit di bawahnya.

    Sadar akan menghadapi laga penting di leg kedua Liga Champions, fokus Juventus pun terbagi. Namun sang pelatih, Massimilliano Allegri, akhirnya agak mengorbankan laga melawan Torino. Pada laga tersebut ia mencadangkan para pemain utamanya. Hanya Leonardo Bonucci, Sami Khedira, Paulo Dybala, Juan Cuadrado dan Mario Mandzukic yang bermain sejak menit pertama.

    Sempat tertinggal 0-1, Allegri baru memasukkan para pemain andalannya pada babak kedua seperti Alex Sandro, Gonzalo Higuain, dan Miralem Pjanic. Kemudian, Higuain pun menjadi penyelamat Juventus dengan mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan sehingga pertandingan berkesudahan 1-1, menjaga rekor tak terkalahkan di kandang musim ini.

    Dengan mencadangkan beberapa pemain utamanya, hal ini tentu menjadi hal positif jelang melawan Monaco. Pada leg kedua ini, Juventus akan tampil dengan kekuatan penuh, memainkan seluruh pemain terbaiknya, dengan pemain yang bugar.

    Di kubu Juventus sebenarnya ada dua pemain yang dipastikan absen, yaitu Daniele Rugani dan Marko Pjaca. Namun keduanya bukan pemain utama sehingga tidak akan memengaruhi kualitas Juventus secara keseluruhan.

    Melawan Monaco pada leg kedua ini Juventus bisa kembali memainkan skema tiga bek seperti pada leg pertama atau pun formasi dasar 4-2-3-1 yang menjadi andalan Allegri sepanjang 2017 ini. Namun kemungkinan besar Juventus akan kembali bermain dengan skema tiga bek.

    Skema tiga bek ini memberikan kestabilan dan kekuatan lebih di lini pertahanan. Musim ini, tercatat 19 kali Juventus menggunakan skema tiga bek dengan hanya kebobolan 12 kali dan mencatatkan 10 clean sheet. Dari 10 clean sheet, lima kali didapat saat menggunakan skema tiga bek di Liga Champions. Catatan tersebut bisa menjadi modal agar Juventus bisa menjaga keunggulan di leg pertama.

    Juventus sendiri pada leg kedua ini akan kembali diperkuat Sami Khedira. Pada leg pertama, Khedira absen dikarenakan akumulasi kartu. Kehadiran Khedira akan memberikan banyak opsi untuk Allegri di lini tengah. Apalagi pada leg pertama, Claudio Marchisio menjadi tandem yang serasi bersama Pjanic di lini tengah Juventus.

    Baik dengan skema tiga bek maupun 4-2-3-1, Juve memang akan tetap mengandalkan double pivot di lini tengah. Peran kedua gelandang tersebut tidak hanya menambah kekokohan lini pertahanan, tapi juga sebagai pengalir serangan dalam serangan balik cepat tanpa perlu merangsek mendekat kotak penalti lawan, karena di depan kotak penalti ada Dybala dan Mandzukic yang bisa menebar ancaman, menopang Higuain.

    Monaco Berharap pada Moutinho

    Situasi yang dialami Juventus sebenarnya dialami juga oleh Monaco. Monaco saat ini memuncaki klasemen Ligue 1, namun masih belum aman karena Paris Saint-Germain terus membayangi di peringkat kedua. Monaco hanya unggul tiga poin dari PSG, meski skuat asuhan Leonardo Jardim ini masih memiliki satu pertandingan yang belum dijalani.

    Namun kedalaman skuat Monaco tak semumpuni Juventus. Menghadapi Nancy akhir pekan lalu, Jardim tetap harus memainkan para pemain terbaiknya. Skuat yang diturunkan hampir serupa dengan skuat Monaco saat menghadapi Juventus di leg pertama.

    Perbedaan hanya ada di dua posisi, yaitu dibangkucadangkannya Tiemoue Bakayako dan Kylian Mbappe. Sebagai gantinya Joao Moutinho dan Valere Germain bermain sejak menit pertama. Meski begitu, Bakayoko dan Mbappe bermain di 10 menit terakhir pertandingan.

    Menghadapi Juventus, Monaco pun tampaknya tidak akan terlalu banyak mengubah susunan pemain mereka seperti leg pertama. Apalagi Benjamin Mendy yang merupakan bek kiri andalan masih diragukan tampil. Djibril Sidibe tampaknya akan kembali bermain sebagai bek kiri sementara Nabil Dirar tetap di sisi kanan.

    Perubahan yang paling memungkinkan ada di duet lini tengah. Bakayoko tampil buruk pada leg pertama. Meskipun begitu, Bakayoko merupakan salah satu andalan Jardim di lini tengah. Ketimbang Moutinho, Bakayoko lebih sering bermain sejak menit pertama. Bisa jadi dicadangkannya Bakayoko pada laga melawan Nancy agar gelandang asal Prancis berusia 22 tahun tersebut bisa bermain fit pada leg kedua menghadapi Juventus.

    Hanya saja Monaco pun membutuhkan kreativitas lebih dari lini tengah. Pada leg pertama, mereka begitu mengandalkan serangan dari kedua sayap, yang kemudian bisa diantisipasi oleh Juventus. Hal ini dikarenakan Bakayoko dan Fabinho merupakan gelandang yang lebih defensif.

    Memainkan Moutinho sejak menit awal bisa menjadi opsi lain bagi Jardim pada laga ini. Apalagi Monaco membutuhkan setidaknya dua gol. Daya serang perlu ditingkatkan, dan Moutinho bisa jadi jawaban yang ia butuhkan.

    Moutinho sebenarnya memberikan dimensi baru saat ia dimasukkan pada babak kedua leg pertama menghadapi Juventus. Kemampuannya dalam mengeksekusi bola mati setidaknya dua kali mengancam gawang Juventus. Salah satunya adalah ketika tendangan bebasnya disambut Germain namun ditepis kiper Juventus, Gianluigi Buffon. Namun ini bisa menjadi salah satu cara untuk menambah ancaman untuk lini pertahanan Juventus.

    Jika Moutinho bermain, kemungkinan besar ia akan menggantikan Fabinho. Jika tidak ingin mencadangkan Fabinho, pemain asal Brasil ini juga bisa kembali ditempatkan sebagai bek kanan yang sebelumnya diisi oleh Dirar. Fabinho memang berposisi asli sebagai bek kanan.


    Kesimpulan

    Melihat kesiapan kedua kesebelasan jelang laga ini, Monaco tampaknya masih akan kesulitan menaklukkan Juventus. Juventus akan bermain dengan kekuatan penuh, selain itu skuatnya pun lebih fit karena sudah mencadangkan para pemain utamanya, tak seperti Monaco yang tampil dengan kekuatan penuh di akhir pekan lalu. Jika pun Monaco bisa menang di leg ini, Juventus tampaknya akan tetap bisa menyingkirkan Monaco dan melangkah ke babak final.


    (krs/mrp)
    Kontak Informasi Detikcom
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Media Partner: promosi[at]detik.com
    Iklan: sales[at]detik.com
    More About the Game
    match-analysis