Selasa, 24 Januari 2017

Gangguan Piala Afrika 2017 terhadap Premier League Inggris

Ivan Hadyan - detikSport
Selasa, 10/01/2017 11:30 WIB
Gangguan Piala Afrika 2017 terhadap Premier League InggrisFoto: AFP PHOTO / ISSOUF SANOGO
Pesta sepakbola benua Afrika di tahun 2017 akan segera dimulai. Unsur keakraban pesta ini mungkin tidak akan begitu terasa bagi kesebelasan-kesebelasan dari liga di luar Afrika. Ibarat kata, mereka menjadi pihak yang tidak diundang.

Terutama bagi negara-negara Eropa yang sedang sibuk menyelenggarakan kompetisi liganya masing-masing. Kehadiran Piala Afrika 2017 di Gabon yang berbenturan dengan jadwal pertandingan liga, tak ubahnya adalah akar kepusingan bagi para manajer yang mengandalkan pemain-pemain Afrika sebagai bagian dari skema tanding kesebelasannya.

Premier League Inggris pun menjadi satu dari antaranya. Sebanyak 23 pemain resmi dipanggil dan akan meninggalkan liga untuk sementara waktu demi membela timnasnya masing-masing.

Penyelenggaraan Piala Afrika 2017 sendiri akan dimulai dari tanggal 14 Januari 2017 sampai 6 Februari 2017 dalam Waktu Indonesia Barat (WIB). Dengan rincian, 14-26 Januari untuk pertandingan fase grup, 28-30 Januari untuk fase perempat-final, 2-3 Februari untuk fase semi-final, dan 5-6 Februari untuk perebutan juara ketiga dan pertandingan final.

Selama itu, Premier League juga akan menjalankan empat pekan pertandingan (gameweek), masing-masing akan dimulai pada tanggal 14 Januari, 21 Januari, 1 Februari, dan 4 Februari.

Karena itu, Premier League harus kehilangan pemain-pemain tersebut paling tidak sebanyak dua pertandingan, akan bertambah menjadi tiga pertandingan jika timnas yang dibela seorang pemain melaju ke fase perempatfinal dan empat pertandingan jika lolos sampai fase semifinal atau final.

Bisa Mengurangi Sebagian Kekuatan Kesebelasan Liga Inggris

Dengan berakhirnya gameweek 20 Liga Inggris, semua pemain yang dipanggil sudah harus bersiap meninggalkan kesebelasannya. Sebenarnya, para pemain sudah diminta untuk meninggalkan kesebelasan sejak tanggal 2 Januari, Eric Bailly (Man United) menjadi salah satu yang sudah berangkat terlebih dahulu.

Tetapi pada saat itu hampir semua kesebelasan Premier League meminta izin agar pemainnya masih dapat bermain di gameweek 20, karena itulah kita masih melihat pemain-pemain seperti Sadio Mane (Liverpool) dan Wilfried Zaha (Crystal Palace). Dua nama yang disebutkan ini bahkan berhasil mencetak gol. Hal ini semakin menunjukkan betapa kuatnya kehadiran mereka (dan pemain-pemain Piala Afrika lainnya) bagi kesebelasan yang harus ditinggalkan.

Hal itu dapat dilihat dari jumlah menit bermain yang dicatatkan pemain-pemain Afrika yang harus pergi, yaitu sejumlah 22.610 dari 372.843 menit yang dimainkan seluruh pemain Premier League sampai gameweek 20, atau berarti sekitar 6%.

Selain itu, tercatat bahwa mereka telah berkontribusi pada 22 dari 571 gol yang sudah tercipta di Premier League. Angka kontribusi ini jika dihitung dalam persentase adalah sekitar 4%. Pencetak gol terbanyak dari pemain-pemain yang dipanggil juga dicatat oleh Mane (9 gol) yang terpaut 5 gol dari Diego Costa, pencetak gol Premier League terbanyak saat ini. Di urutan kedua terdapat Islam Slimani (Leicester) yang sudah mencetak 5 gol. Sisanya dicetak oleh Riyad Mahrez (3 gol), Wilfried Bony (2), dan Andre Ayew, Daniel Amartey, dan Sofiane Boufal masing-masing dengan 1 gol.

Angka-angka tersebut pun sebenarnya masih bisa bertambah andai Benik Afobe (Bournemouth), Joel Matip (Kamerun), dan Allan-Romeo Nyom (Kamerun) tidak menolak panggilan timnasnya masing-masing. Mereka juga merupakan pemain-pemain yang cukup berpengaruh bagi kesebelasannya.

Mungkin Premier League masih dapat dibilang sedikit "beruntung" karena Nigeria harus absen dari Piala Afrika 2017. Kalau tidak, masih banyak lagi pemain yang akan pergi, misalnya Victor Moses (Chelsea), Alex Iwobi (Arsenal), atau Kelechi Iheanacho (Man City).

Ada juga nama-nama yang terpaksa harus menyingkir karena sedang mengalami cedera panjang, misalnya Yannick Bolasie (Everton) atau Diafra Sakho (West Ham). Sedangkan Yaya Toure (Man City) juga tidak mengikuti kejuaraan ini karena sudah memutuskan pensiun dari timnas Pantai Gading.

Jika melihat dari jumlah pemain per negara, kita akan mendapatkan bahwa negara yang paling banyak memanggil pemain Premier League adalah Pantai Gading (5 pemain), diikuti dengan Senegal (4). Mesir dan Aljazair masing-masing memanggil 3 pemain. Sisanya hanya memanggil 1-2 pemain saja.

Tapi lebih dari itu semua, karena banyak dari mereka yang merupakan pemain penting, terlihat bahwa kesebelasan-kesebelasan Premier League akan kerugian karena penyelanggaraan Piala Afrika ini. Karena bisa jadi kesebelasan-kesebelasan tersebut akan tampil tanpa kekuatan penuh.

Infografis Pemain Premier League di Piala Afrika 2017*Gangguan Piala Afrika 2017 Terhadap Premier League InggrisFoto: Pandit Football Indonesia - Ivan Hadyan

*keterangan: Sofiane Boufal (Southampton, Maroko) mendadak dikeluarkan dari skuat Maroko karena menderita cedera lutut dan sudah digantikan oleh pemain lain.

=====

*penulis merupakan bagian dari situs @Panditfootball


(krs/krs)


Redaksi: info[at]detiksport.com
Informasi pemasangan iklan
email: sales[at]detik.com

Quotes

  • Real Madrid is the most important thing that happened to me, both as a footballer and as a person.
    Read more at: http://www.brainyquote.com/quotes/authors/z/zinedine_zidane.html
    "I’d rather have that role (the super sub) and make an impact than play 200 games and be average.."

    Ole Gunnar Solskjaer

  • "Every disadvantage has its advantage."

    Johan Cruyff