DetikSport
Jumat 17 April 2015, 00:00 WIB

Flyboarding, Olahraga Seru yang Menguji Keseimbangan Tubuh

- detikSport
Jakarta -

Berkat perangkat canggih ciptaan seorang mantan atlet jetski profesional asal Perancis, sekarang manusia bisa terbang di atas air layaknya Iron Man. Flyboard, perangkat ciptaan Franky Zapata ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012. Menurut Zapata, flyboarding menggabungkan empat elemen olahraga yang disukainya yakni snowboard, ski air, jet ski dan acrobatic dive.

Menguasai gerakan-gerakan dasar jika dibandingkan dengan olahraga air lain seperti wakeboard, tubing, dll. Tetapi untuk melakukan gerakan-gerakan akrobatik terutama di ketinggian tertentu, dituntut keseimbangan dan pengalaman.

Flyboard bekerja seperti wakeboard yang terhubung oleh pipa sepanjang 18 meter ke turbin jet ski (PWC / personal water craft). Nozzle di bawah kaki bisa menerbangkan pengendaranya hingga 10 meter di atas permukaan air.

Sebelum mulai masuk ke dalam air, pengendara Flyboard akan diberikan penjelasan singkat oleh instruktur di darat. Pengendara kemudian memasukkan kakinya ke dalam sepatu Flyboard dan tangannya ke handle yang tersedia. Di masing-masing tangan ada jet air yang berfungsi sebagai penyeimbang seperti ski.

Hand nozzles hanya memiliki kekuatan 10%, sementara 90% kekuatan pelontar berada di jet yang ada di bawah kaki. Ketika seluruh perangkat sudah terpasang, pengendara Flyboard bisa lompat ke air dengan posisi kaki yang masuk terlebih dulu. Jetski dinyalakan dan mulai menyalurkan tekanan tinggi ke perangkat Flyboard melalui pipa panjang.



Pengendara harus berenang terlebih dulu dengan posisi kaki dan punggung lurus serta kepala di atas air. Ketika sudah merasa siap, instruktur di jetski akan menambah kekuatan tekanan di pipa sehingga pengendara Flyboard akan terangkat dari air. Di sinilah keseimbangan tubuh pengendara Flyboard diuji.

Pundak, punggung dan kaki harus lurus agar tubuh benar-benar bisa keluar dari air. Begitu juga saat terbang. Jika ingin belok kiri, tekuk lutut kanan Anda. Sebaliknya jika ingin belok kanan, tekuk lutut kiri Anda. Temukan keseimbangan tubuh Anda dan coba berbelok ke kanan dan ke kiri sedikit demi sedikit.

Lakukan hingga Anda terbiasa dan menemukan sendiri cara yang nyaman untuk menavigasikan Flyboard tersebut. Manuver selanjutnya adalah terbang mundur. Saat ingin terbang mundur, condongkan bagian tubuh atas Anda sedikit ke depan sambil mempertahankan kaki dan tangan tetap lurus.

Bagi pengendara yang sudah lebih berpengalaman dapat melakukan berbagai trik flyboarding. Seperti putaran 360°, salto ke depan, salto ke belakang, dll. Biasanya bagi pengendara pertama kali, hanya dalam 5 – 10 menit mereka sudah bisa terbang. Setelah 15 – 20 menit, beberapa manuver dasar flyboarding sudah bisa dikuasai. Siap-siap ketagihan dan ingin flyboarding terus!



Bagi yang ingin mencoba flyboarding, ada di Tanjung Benoa (Bali), Nusa Lembongan (Bali), Gili Trawangan (Lombok) dan Pantai Losari (Makassar). Tarifnya berbeda-beda, tapi yang pasti sensasinya seru! Bahkan flyboarding sudah dimasukkan ke dalam salah satu cabang lomba olahraga air oleh Persatuan Olahraga Perahu Motor dan Ski Air (POPSA).


(adv/adv)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed