Celtics tak kuasa memperpanjang catatan selalu menang mereka setelah dihentikan LA Lakers medio Natal lalu. Kekalahan tak hanya mengakhiri catatan dahsyat mereka tapi juga berdampak pada stabilitas Celtics.
Setelah kekalahan tersebut, lima partai dilalui dengan tiga kekalahan, dengan yang terakhir dididerita di tangan Knicks, Senin (5/1/2009) WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter ketiga Celtics jeblok dan cuma menambah 15 poin, sementara Knicks membuat 28. Minimnya poin di kuarter ini jadi penentu kekalahan Celtics setelah di kuarter akhir cuma mampu membuat 20 angka, alias hanya unggul satu bola dari Knicks. Celtics kalah 88-100.
Meski tak mampu membuat Celtics menang, Paul Pierce tetap tampil apik dengan bikin 31 poin, 7 rebound dan 4 assist. Jumlah poin Pierce dalam pertandingan cuma bisa disamai forward Knicks Wilson Chandler dengan 31 poin, 8 rebound dan 2 assist.
Lakers Perpanjang Rekor Kandang
Sementara itu Lakers yang dulu menyudahi rentetan kemenangan Celtics kembali meraih kemenangan. Menjamu Portland Trail Blazers, Lakers menang 100-86.
Kemenangan tersebut menjadikan Lakers menggenapkan kemenangan keenam berturut-turut, sekaligus kemenangan ke-15 beruntun di kandang sendiri.
Kobe Bryant hadir sebagai penampil terbaik dalam menginspirasi kemenangan Lakers. Dia mengemas 26 poin, 2 rebound dan 3 assist.
Hasil Pertandingan (5/1/2008) WIB:
Orlando vs Toronto 102-108
Cleveland vs Washington 77-80
Detroit vs LA Clippers 88-87
Dallas vs Memphis 82-102
Boston vs New York 88-100
Portland vs LA Lakers 86-100
(krs/din)











































