"Ya menurut saya peluang kami fifty-fifty lah. Kita lihat saja Sabtu besok, saya tak mau takabur," ujar pelatih Garuda, Raoul Miguel Hadinoto seusai laga melawan Citra Satria.
Ketika disinggung mengenai strategi yang akan dipakainya musim ini. Raoul melanjutkan, taktik yang akan dia gunakan akan berbeda di setiap pertandingannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laga melawan Citra Satria yang berlangsung di Hall Basket Senayan, Kamis (22/1/2009), Garuda diakui Raoul telah bermain lebih baik. Ia pun menyebut, tim besutannya memang memiliki kualitas yang lebih bagus dari lawannya.
"Saya akui memang secara kualitas kami berada di atas mereka. Namun, kami tidak mau menganggap remeh mereka. Itu kami buktikan dengan kami tampil all out dan bermain dengan skema tim yang sebenarnya," tukas Raoul kepada para wartawan seusai pertandingan.
Pada pertandingan melawan Citra Staria, pemain baru Garuda, I Made 'Lolik' Sudiadnyana, mebuktikan kapasitasnya sebagai pemain basket terbaik di Indonesia, dengan menjadi penampil terbaik setelah mendulang 14 poin, satu assist, dan tujuh rebound.
Raoul pun memuji Lolik sebagai kunci permainan timnya dan salut akan proses adaptasi yang cepat dari pemain berumur 38 tahun itu.
"Lolik sudah adjust (menyesuaikan diri, red), so far oke sih. Diakui dengan adanya Lolik di dalam tim, membuat anak-anak lebih percaya diri dalam bermain dan lebih menggigit permainan mereka," ungkap Raoul.
(roz/key)











































