Tampil dengan status tim tamu, Jumat (23/1/2009) WIB, Celtics mengungguli Magic dengan selisih 10 angka, dengan skor akhir 90-80.
Faktor terbesar kemenangan sang juara bertahan ini adalah pertahanan yang mereka sangat solid, seperti ketika mereka meraih titel NBA musim lalu. Ray Allen dkk mempu menahan 38 persen tembakan anak-anak Orlando.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kevin Garnett juga tampil produktif dengan sumbangan 16 angka, sama seperti pemain cadangan Glen Davis. Catatan terkait Davis, Celtics untuk kedua kalinya berturut-turut mendapatkan topangan bagus dari barisan bench-nya, setelah Eddie House membukukan 25 poin saat mereka menang 98-83 atas Miami Heat dua hari lalu.
Hedo Turkoglu memimpin rekan-rekannya dengan 22 angka dan Rashard Lewis mendulang 20 poin untuk Magic, yang hanya berhasil tujuh kali dari 22 lemparan tiga angka yang dilakukan.
Bintang Magic, Dwight Howard, tak bicara berbicara banyak dan hanya menghasilkan 11 poin (plus 11 rebound). Ia dijaga ketat oleh pemain-pemain Celtics terutama Kendrick Perkins. Catatan buat Howard, ia baru saja menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang menerima tiga juta suara pada voting untuk pertandingan All Star Game tiga pekan mendatang.
Boston Celtics dengan rekor 36-9 tetap memimpin kompetisi di Wilayah Timur. Tim terdekat dengan mereka adalah Cleveland Cavaliers dan Magic, yang sama-sama tertinggal 1,5 game.
(a2s/krs)











































