Pada pertandingan awal di Amway Arena, Jumat (30/1/2009) berlangsung cukup ketat. Cavaliers unggul lebih dulu di kuarter pertama dengan 32-25. Di babak, Magic bangkit dan berhasil memperkecil jarak menjadi 56-55.
Namun di kuarter ketiga dan keempat, kecemerlangan Dwight Howard yang mencetak 22 poin dan 18 rebound serta tambahan 19 angka dan 11 rebound dari Hedo Turkoglu membuat Magic tak terkejar dan berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil ini memang tidak merubah posisi Magic diurutan ketiga wilayah timur, dan masih di bawah Boston Celtics dan Cavaliers yang berada di urutan satu dan dua. Namun kemenangan ini membuat publik semakin yakin Magic berpeluang bersaing dengan dua tim di atas dan bisa merebut gelar NBA musim ini.
"Saya harap kami masih berada dalam radar (juara)," tukas Guard Magic, Jameer Nelson yang juga mencetak 18 poin di laga ini. "Sekarang, kami tak peduli apa yang orang katakan tentang kami sebagai atau individu. Kami hanya ingin mencapai
tujuan diakhir musim ini," sambungnya seperti dilansir Yahoosports.
Sementara di pertandingan lain, San Antonio Spurs berhasil mengalahkan Phoenix Suns dengan 114-104. Manu Ginobili berhasil menjadi bintang dengan mencetak 30 poin, sembilan rebound dan tiga assist. Amar'e Stoudemire juga bermain baik dengan menyumbang 28 angka dan sepuluh rebound untuk Suns.
Catatan istimewa juga ditorehkan oleh O'Neal. 13 poin yang ditorehkan Center berusia 36 tahun ini membuatnya berhasil melewati mantan punggawa Houston Rockets pada 1984-2001, Hakeem Olajuwon di posisi ketujuh daftar pencetak angka
tersubur sepanjang sejarah NBA dengan total 26.947 poin (key/a2s)











































