Cavs Telan Kekalahan Pertama di Kandang

Cavs Telan Kekalahan Pertama di Kandang

- Sport
Senin, 09 Feb 2009 11:32 WIB
Cavs Telan Kekalahan Pertama di Kandang
Ohio - Rekor tak terkalahkan di kandang Clevland Cavaliers pecah. Adalah LA Lakers yang pertama meraih kemenangan di Quicken Loans Arena, Senin (9/2/2009) pagi WIB, setelah menundukkan tuan rumah 101-91.

Lakers datang berkunjung ke Cavs dengan Kobe Bryant tak dalam kondisi terbaik akibat terserang flu. Bahkan pemain bernomor punggung 24 ini harus ditarik keluar lapangan saat kuarter kedua berakhir. Kobe kemudian mendapatkan perawatan dengan selang infus.

Namun tiadanya Kobe tak membuat Lakers kehilangan taji, Lamar Odom dan Paul Gasol tampil sebagai motor serangan Lakers. Odom total mencetak 28 poin dan 17 rebound, sementara Gasol mendonasikan 15 angka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cavs sendiri justru tampil di bawah form terbaiknya. Saat kuarter kedua ditutup, LeBron James dkk sudah tertinggal sepuluh bola, 30-50. Di kubu tuan rumah, center Zyrdunas Ilgauskas memimpin perolehan angka dengan mencetak 22 poin. Sementara sang bintang LeBron James "hanya" mampu menyetor 16 poin, 12 rebound, dan delapan assist.

"King James" pun tampil di bawah form terbaiknya, karena hanya membukukan sepuluh angka dari dua puluh kali lemparan yang dilakukannya dalam open play. Rangkaian data tersebut di atas menjadi kekalahan pertama Cavaliers di Quicken Loans arena dalam 24 pertandingan terakhir.

"Kami bermain untuk kesempurnaan," kata Odom seperti dikutip dari Yahoosport. "Perlu banyak energi, fokus, dan komitmen untuk menang dan melakukan apa yang kami mampu," lanjutnya.

Penampilan gemilang Odom mendapat sanjungan dari pelatih Phil Jackson. Dia bahkan menilai Odom baru saja menampilkan salah satu aksi terbaiknya dalam laga tersebut.

"Ini merupakan salah satu penampilan tebraiknya. Dia beberapa kali sudah bermain baik, namun malam ini dia tampil spektakuler dalam laga yang ketat ini," kata Jakcson. "Dengan kecepatan dan kelincahannya, dia mampu menembus pertahanan lawan dan menembak bola dengan mudah."

Bahkan LeBron james tak kuasa untuk melontarkan pujian atas penampilan sang lawan. "Anda harus memberikan Lakers sebuah pujian. Saya sebenarnya tidak ingin kekalahan ini terjadi. Namun saya senang, semuanya telah berakhir," tukas LeBron. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads