CLS harus menunggu hingga babak over time sebelum akhirnya bisa mengandaskan Pelita dengan skor 71-65. Pertandingannya sendiri diwarnai dengan kejar-kejaran poin hingga detik-detik terakhir kuarter keempat.
Ramos mengatakan bahwa dirinya sangat salut kepada pemainnya, terutama Andrie "Yayan" Ekayana, yang mampu menampilkan permainan yang bagus hingga akhir pertandingan. Namun, ia juga tak lupa memuji Pelita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga ingin memberikan pujian kepada Pelita. Mereka jauh lebih matang dan memiliki pemain lebih bagus. Pelatih mereka, coach Farry, juga merupakan pelatih bagus, seorang legend di basket Indonesia."
Ramos membeberkan, kunci kemenangan timnya terletak pada ketatnya pertahanan yang dibangun. Dia pun merasa salut kepada pemain-pemainnya yang sukses menjalankan instruksinya dengan baik.
"Saya sangat salut kepada pemain saya. Saya katakan kepada mereka, 'ini adalah end game, jadi dengarkan baik-baik instruksi saya'. Saya selalu fokus kepada defense. Kalau offense, itu bisa mengikuti apabila kita bertahan dengan baik," tukasnya.
(a2s/a2s)











































