Dalam pertandingan di Staples Center, Randolph benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Celtics. Pemain berusia 27 tahun ini tidak hanya mencetak 30 poin dan 12 rebound, yang juga sekaligus menjadi pencetak angka tertinggi di pertandingan ini, tetapi aksinya di saat-saat terakhir benar-benar membunuh lawan.
Saat itu Celtics masih memimpin 91-90. Namun lay-up Randolph saat pertandingan bersisa 20 detik lagi mengubah skor menjadi 92-91. Di detik-detik terakhir, forward-center andalan tuan rumah ini dilanggar oleh sang lawan. Satu dari dua eksekusi free-throw-nya berhasil masuk ke ring. Clippers pun akhirnya menang 93-91.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas hasil ini, tren positif Clippers berlanjut setelah di partai sebelumnya berhasil menggasak Golden State Warriors 118-105. Namun, dua kemenangan beruntun tersebut belum bisa memperbaiki posisi Clippers yang saat ini terpaku di urutan ke-13 Wilayah Barat.
Bagi Celtics, kekalahan ini sekaligus menjadi bukti belum stabilnya performa mereka. Di dua laga sebelumnya mereka berhasil menggasak Denver Nuggets dan Phoenix Suns. Alhasil, jawara bertahan NBA ini masih berada di peringkat kedua Wilayah Timur, di bawah Cleveland Cavaliers.
Hasil pertandingan NBA lain:
Memphis Grizzlies 99-94 Indiana Pacers
Philadelphia 76ers 106-98 Washington Wizards
Orlando Magic 114-109 New York Knicks
Chicago Bulls 99-111 New Jersey Nets
Utah Jazz 120-103 Minnesota Timberwolves
Detroit Pistons 87-90 New Orleans Hornets
Milwaukee Bucks 96-116 Dallas Mavericks
Portland Blazers 84-99 San Antonio Spurs
Atlanta Hawks 109-110 Denver Nuggets
Charlotte Bobcats 98-91 Sacramento Kings
(a2s/arp)











































