Seperti telah dikabarkan sebelumnya, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta ABL, di antaranya adalah memberikan punya jaminan dana bank (bank guarantee) senilai satu juta dollar AS (Rp 11,9 miliar).
Nominal tersebut jelas tidak kecil mengingat krisis finansial yang sedang melanda dunia saat ini. Tapi ini bisa diakali jika ada peran serta dari semua kalangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila tim itu bisa ikut, pasti pecinta basket akan terhibur dan tertarik untuk menonton. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar, dukungan untuk klub yang berlaga di ABL nantinya pasti akan besar pula. Semangat mencintai olahraga basket lebih mahal dari angka tersebut," papar dia lebih lanjut.
Novi pun lantas menegaskan arti pentingnya kehadiran klub IBL di pentas liga basket Asia Tenggara tersebut, yang mana nantinya bisa memiliki imbas positif kepada prestasi timnas basket di level dunia.
"Dengan adanya ABL, diharapkan timnas akan mampu berprestasi di tingkat Internasional seiring dengan bertambahnya jam terbang para pebasket kita. Jangan cuma target kita hanya setingkat Sea Games saja," tegas Novi.
Sementara menyoal keikutsertaan klub Indonesia nantinya di ABL, dia menyatakan, "Saya berharap mereka bisa masuk minimal empat besar atau kalau bisa hingga final." (krs/krs)











































