SM Wakili Indonesia di ABL

SM Wakili Indonesia di ABL

- Sport
Rabu, 22 Apr 2009 22:04 WIB
SM Wakili Indonesia di ABL
Jakarta - Indonesia akhirnya mempunyai wakil di Asean Basketball League (ABL) yang diselenggarakan akhir tahun 2009 ini. Satria Muda Britama akan membawa panji 'Merah Putih' di turnamen itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, awal Maret lalu telah diluncurkan sebuah kejuaraan untuk klub-klub basket di Asia Tenggara dan diberi tajuk ABL. Kejuaraan itu sendiri akan dilaksanakan mulai Oktober 2009 ini dan akan melibatkan delapan klub Asia Tenggara.

Awalnya, Indonesia belum mencantumkan nama klub yang akan berpartisipasi. Ini dikarenakan beratnya syarat yang mesti dipenuhi oleh klub peserta. Namun akhirnya setelah melalui diskusi yang panjang, pemilik SM Erick Tohir memutuskan mengikutsertakan klubnya di ajang ABL itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Tohir penyebab utama SM awalnya belum memastikan diri ikut karena sedang terjadi pembicaraan kontrak dengan sponsor utama mereka yaitu Bank BRI. Kerjasama yang berakhir tahun ini akhirnya kembali diperpanjang dan Tohir pun dan bernafas lega.

Sayangnya Tohir tidak menyebutkan nominal angka dan durasi kontraknya.

"Setelah perjanjian kerjasama berakhir, kami serahkan semua kepada Bank BRI. Dan terima kasih karena mereka akhirnya dapat mempertahankan komitmennya dan perpanjangan kontrak pun kami terima," ungkap Tohir kepada wartawan di FX, Senayan, Rabu (22/4/2009).

"Dengan kesepakatan yang baru ini, saya nyatakan SM akan ikut ABL dan kami telah melengkapi dokumen-dokumen yang mendukung infrastruktur sebuah tim profesional dan sudah dikirimkan ke kantor pusat ABL di Kuala Lumpur," sambungnya.

"Suka tidak suka dengan adanya ABL ini, kita harus meningkatkan kualitas pemain. Karena persaingan sangat ketat dan adanya perbedaan postur tubuh," analisa Tohir terkait dengan komposisi skuad SM terkait dengan kewajiban menggunakan dua pemain asing dan dua pemain ASEAN.

Hal ini pun diamini oleh pelatih Fictor Gideon Roring. Ia mengatakan akan menyeleksi dengan sebaik-baiknya pemain yang akan masuk ke dalam timnya untuk ABL nanti. Prestise tinggi ABL sebgai ajang antar klub ASEAN menjadi acuan mantan pebasket nasional itu.

"Pada akhirnya, setiap pemain dalam tim harus meningkatkan skillnya. Karena ini liga serius dan tidak main-main. Sehingga pemain harus berkompetisi satu sama lainnya, untuk menempati posisi delapan pemain dalam tim jika ingin bermain di ABL. Pemain dengn performa terbaiklah nantinya yang akan terpilih dan masuk dalam tim untuk bermain di ABL," demikian Ito.

Batas pendaftaran tim adalah tanggal 30 April ini. Selain SM yang memastikan ikut, baru ada satuΒ  klub basket lain yaitu Singapore Slinger yang bersedia berpartisipasi di ABL ini.


(mrp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads