Menjalani pertandingan pertama di kandangnya sendiri, Staples Center, Rabu (20/5/2009), Lakers tak mampu menghentikan laju lawannya dan terpaksa menyerah 23-31 di kuarter pertama. Meski kemudian bisa membalikkan keadaan di kuarter kedua, publik tuan rumah kembali dibuat was-was karena poin mereka kembali tertinggal saat masuk kuarter empat dalam posisi 74-76.
Keunggulan Nuggets, yang baru sekali lolos ke final wilayah dalam 24 tahun terakhir, bertahan hingga separuh pertama kuarter pamungkas tersebut. Namun kegagalan anak asuh George Karl mematikan pergerakan Kobe Bryant membuat mereka terpaksa melepaskan keunggulan yang sudah didapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain 40 poin dari Kobe, yang mengantarnya menjadi top performance, sumbangan poin Lakers lainnya datang dari Pau Gasol dan Derek Fisher yang sama-samaΒ melesakkan 13 poin.
"Saat saya merasakan kami tak memiliki energi, saya harus mengajukan diri untuk menjadi pemimpin yang bisa ditiru. Itu hanya bagian dari tanggung jawab saya di tim ini," ungkap Kobe seperti diberitakan Yahoosport.
Dari kubu Nuggets, Carmelo Anthony tampil menjadi bintang. Dalam laga tersebut dia mencetak 39 poin dan enam rebound serta empat assist.
(din/key)











































