Keperkasaan Garuda mulai terlihat sejak kuarter pertama. Tim yang dimanageri Simon Pasaribu ini langsung tancap gas dengan keunggulan 25-19 di akhir kuarter pembuka. Selanjutnya mereka menambah 29 angka untuk menutup pertama dengan skor 54-3
Angsapura, yang bermain kurang baik dalam akurasi tembakan, tampak pula mulai kedodoran staminanya di awal kuarter ketiga. Hal ini dimanfaatkan Garuda untuk menyelesaikan kuarter ini dengan keunggulan 75-43.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun menang mudah, tapi Simon Pasaribu tidak terlalu puas. Ia menggarisbawahi pertahanan anak-anak buahnya yang kurang maksimal karena sering kali tim lawan cukup leluasa melakukan lemparan tiga angka.
"Para pemain terlalu menganggap enteng lawan yang dihadapinya, sehingga defensif kurang menggigit," ujar dia kepada wartawan seusai pertandingan. "Kita juga akan targetkan menang dua pertandingan sehingga bisa mengamankan posisi di IBL," sambungnya.
Sementara dari Angsapura yang diwakili salah satu pemainnya, Candra Andinata, diakui bahwa timnya sudah berusaha mengimbangi permainan Garuda. "Kita sebenarnya sudah berusaha lebih baik untuk melawan tim sekelas Garuda dan kita memang terlalu memforsir tenaga pada awal kuarter, sehingga di kuarter
akhir kita keteteran," imbuhnya. (ze/din)











































