Duel dua tim asal ibukota ini berlangsung ketat dan sarat emosi. Beberapa kali terjadi aksi saling dorong antarpemain, yang membuat wasit bekerja keras untuk meredam tensi pertandingan sehingga tidak merambat lebih buruk menjadi adu fisik.
Di kuarter pertama kedua tim tampil saling menyerang dan kejar-kejaran angka. Di akhir kuarter ini Pelita Jaya hanya unggul satu bola di angka 19-17. Begitu pula di kuarter kedua, ketika Citra Satria hanya kalah satu setengah bola dalam kedudukan 32-35.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bekal kemenangan yang diraih Pelita Jaya membuat mereka optimistis untuk memenangi pertandingan berikutnya melawan tim kuat Garuda Flexi Bandung.
"Kita akan coba mengulang sejarah yakni tim bawah mampu mengalahkan tim atas seperti yang dilakukan Bima Sakti pada putaran pertama, dan kita yakin akan menang dan lolos playoff," tegas asisten pelatih Koko Heru Satryo kepada wartawan seusai pertandingan.
Sedangkan manager Citra Satria, Tommy Tanaka, mengatakan para pemainnya terlihat kurang tenang mulai kuarter ketiga, sehingga harus menelan kekalahan.
"Ketidaktenangan pemain membuat para pemain Pelta Jaya leluasa memanfaatkan peluang yang ada. Namun kita tetap optimis dengan pertandingan selanjutnya," ujarnya.
(ze/din)











































