Di depan pendukung setianya, CLS tampil sangat percaya diri di kuarter pertama. Mereka mampu mengungguli SM dengan selisih poin yang cukup jauh 15-21 dalam laga lanjutan Indonesia Basket League (IBL) putaran kedua seri kelima di GOR Kertajaya Surabaya, Sabtu (30/5/2009).
Memasuki kuarter kedua, SM yang tak mau dipermalukan berusaha memberi perlawanan. Skuad besutan Victor Roring itu menunjukkan pertanda positif setelah mampu memperkecil ketinggalan dalam posisi 30-35.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan kekalahan kedua CLS setelah sebelumnya ditekuk Pelita Jaya, hasil yang membuat peluang mereka lolos ke babak playoff semakin menipis. Kondisi tersebut disadari oleh pelatih CLS, Simon Wong, yang kemudian merotasi pemainnya di tengah pertandingan untuk menyiapkan diri menghadapi empat pertandingan sisa demi mengamankan posisi di babak playoff.
"Awalnya kita mampu membuat perbedaan point hanya lima poin. Tapi dengan posisi perbedaan point menjadi 10 membuat saya harus mengambil langkah untuk merotasi pemain dan fokus terhadap pertandingan sisa," jelasnya kepada wartawan usai pertandingan.
Simon menambahkan, pertandingan hari ini memberikan pelajaran yang banyak bagi pemainnya untuk mengembalikan motivasi bermainnya. "Hari ini lebih baik tujuannya untuk kembalikan motivasi pemain untuk memenangkan 4 laga sisa," imbuhnya.
Sementara Manager tim SM Jakarta, Dwi Eriano, mengaku permainan timnya sangat bagus dan menambah motivasi pemainnya untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
"Sangat bagus game hari ini dan membuat semuanya lebih mudah. Tapi di game hari ini memecahkan rekor yang biasanya free throw kita dibawah 50 persen saat ini menjadi 60 persen," ujarnya singkat.
(ze/din)











































