Pada pertandingan lanjutan yang di helat di GOR Kertajaya Surabaya, Selasa (2/6/209), harus bersusah payah tiap qarternya meski akhirnya memenangi pertandingan dengaan skor akhir 71-55.
Hal ini terlihat dari perolehan poin di kuarter pertama yang hanya selisih 3 poin yang diraih oleh tim Pelita Jaya dengan tim Angsapura Medan. Di kuarter pertama tim Angsapura Medan berhasil menekan meski harus mengakui keunggulan sementara dengan skor 11-14.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
masih dengan keunggulan sementara tim Pelita Jaya.
Tim Angsapura yang ingin meraih kemenangan pertama kalinya di seri kelima ini terus melakukan berbagai upaya. Alhasil mereka berhasil menyamai perolehan poin
tim Pelita Jaya di kuarter ketiga yakni 18 poin.
Sayangnya, di kuarter terakhir tim Angsapura tak mampu mempertahankan permainan cantik yang diperagakan di tiga kuarter awal. Hal ini dimanfaatkan para pemain Pelita Jaya dengan membuat perbedaan perolehan poin sebesar 10 poin.
Dengan dominasi perolehan point di sepanjang kuarter, membuat tim Pelita Jaya menutup pertandingan ini dengan skor 71-55. Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya berada di urutan keempat klasemen sementara.
Kemenangan kedua di seri kelima yang diraih Pelita Jaya ini merupakan pencapaian target pelatih. Serta merupakan partai balas dendam tim Pelita Jaya yang dikalahkan Angsapura Medan saat putaran pertama.
"Kemenangan malam ini merupakan sudah sesuai dengan target pelatih. Dan merupakan sebuah balas dendam kita yang tercapai setelah putaran pertama kita dikalahkan oleh mereka (Angsapura Medan)," ujar salah satu pemain Pelita Jaya, Andi Poedjakusuma kepada wartawan usai pertandingan.
Β
Sedangkan kekalahan yang dialami Angsapura Medan disebabkan tidak berjalannya strategi pelatih yang diberikan kepada para pemain serta menurunnya kondisi fisik serta mental pemain Angsapura Medan.
"Pelatih sudah beri solusi kepada kita, tapi kita tidak siap dan tidak menjalankannya," kata salah satu pemain Angsapura Medan, Candra Satrio.
(key/key)











































