Pertandingan keempat dari tujuh seri yang digelar di Amway Arena, Orlando, Jumat (12/6/2009) pagi WIB ini, Magic yang sedang tertinggal 1-2 sempat membuka asa untuk menyamakan skor dengan merebut kuarter pertama, 24-20.
Keunggulan ini kian menjadi-jadi di kuarter kedua. Dwight Howard dkk sukses memperlebar keunggulannya jadi 49-37 dan terlihat seperti akan mampu memaksa skor pertandingan jadi sama kuat 2-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter keempat, Magic kembali melaju. Saat kuarter pamungkas ini tersisa kurang dari satu menit, Magic tengah memimpin 87-82. Tetapi Lakers sukses mengejar. Sebuah tembakan tiga angka Derek Fisher saat laga terisa 4,6 detik menjadikan pertandingan berakhir 87-87.
Tambahan waktu pun tak terhindarkan. Di masa over time ini, kejar mengejar skor masih terjadi. Di penghujung laga, saat skor imbang 91-91, justru Lakers yang mampu keluar dari tekanan.
Sebuah tembakan tiga angka dari Fisher membuat Lakers memimpin 94-91. Meski Magic terus berusaha mengejar, Lakers justru sukses menambah angka dan menutup pertandingan ini dengan kemenangan 99-91.
Kemenangan ini mengantar Lakers unggul 3-1 dalam partai final yang dimainkan dengan sistem best of seven. Kobe Bryant dkk tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk jadi juara.
Pada pertandingan ini, Bryant menjadi top skorer Lakers dengan 31 poin, tujuh rebound dan delapan assist. Pau Gasol mampu menutupi kurang apiknya peran Andrew Bynum dan menyumbangkan 10 rebound di luar 16 poinnya.
Di kubu Magic, Hedo Turkoglu menjadi bintangnya. Forward berkebangsaan Turki itu melesakkan 25 angka dan merebut lima rebound. Howard juga tampil luar biasa di bawah ring dengan 21 rebound. Tetapi dengan 'cuma' mencetak 16 poin, Howard gagal menolong Magic.
Pertandingan kelima final NBA ini masih akan dilangsungkan di Orlando, Senin (15/6) pagi WIB. (arp/roz)











































