Ini adalah kemenangan pertama Garuda di hari pertama putaran II seri 6, di mana mereka bermain di kandangnya sendiri di GOR C'tra Arena, Cikutra, Bandung.
Pemain veteran Garuda, I Made 'Lolik' Sudiadnyana membuka skor melalui lemparan bebas. Awalnya Muba memberi perlawanan cukup baik, walaupun di akhir kuarter pembuka mereka kalah sembilan angka, dengan Garuda unggul 22-13.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kuarter ini Garuda menghasilkan 25 poin, berbanding lima dengan Muba. Skor di akhir babak pertama pun langsung berselisih jauh, 47-18.
Muba mencoba tidak menyerah begitu saja. Dimotori Robert Santo Yuniarto, tim asuhan pelatih Hermanto itu memperbaiki defence-nya untuk mengimbangi dominasi Garuda. Usaha ini berhasil dan mereka memungut 20 angka, sama dengan yang dihasilkan lawannya.
Akan tetapi, tertinggal jauh sejak awal babak kedua membuat Muba sulit mengejar Walaupun mereka tampak sudah bermain ngotot dan menorehkan 17 angka, tapi Garuda tetap menikmati dominasinya.
Tambahan 24 poin dari tim arahan Raoul Miguel Hadinoto ini menjadikan mereka memenangi laga ini dengan skor telak, 91-55.
Centre bertubuh besar Hendrik Agustinus menjadi pointer tertinggi Garuda dengan 17 poin, disusul rekan setimnya Denny Sumargo, yang mendulang 15 angka.
Meski demikian bukan pemain Garuda yang menjadi top skorer dalam pertandingan ini melainkan Santo Yuniarto dari Muba Hangtuah. Ia memborong 21 angka untuk timnya. (a2s/a2s)










































