Garuda Merasakan Kejenuhan

IBL

Garuda Merasakan Kejenuhan

- Sport
Sabtu, 13 Jun 2009 20:34 WIB
Garuda Merasakan Kejenuhan
Bandung - Garuda Flexy Bandung gagal memenuhi ekspektasi suporternya saat menghadapi SM Britama Jakarta, dan menelan kekalahan. Menurut asisten pelatih Eddy Suganda, timnya mulai merasakan kejenuhan.

Dalam jumpa pers pascapertandingan di GOR C'tra Arena, Bandung, Sabtu (13/6/2009), ketika Garuda kalah 60-79, Eddy tidak terlalu sependapat dengan anggapan bahwa timnya mulai dihinggapi kekelahan fisik.

Setelah tampil di seri sebelumnya akhir bulan lalu, Garuda tampil di SEABA Championship di Medan awal minggu ini. Lalu, pada hari Jumat kemarin mereka sudah bermain lagi melawan Muba Hangtuah IM -- dan menang 91-55.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelatih SM Britama, Victor 'Ito' Roring juga menganggap demikian. "Fisik mungkin jadi sebuah faktor buat Garuda karena mereka habis main di Medan. Di kuarter terakhir stamina mereka terlihat agak menurun," ujarnya.

Akan tetapi Eddy punya analisis lain. Ia tidak merasa stamina anak-anak asuhnya sudah kendur. Aspek yang lebih dirasakan adalah psikologis menghadapi banyak tekanan tinggi.

"Kekelahan mungkin iya, tapi tidak terlalu. Yang kami rasakan lebih pada psikologis bermain. Mungkin tingkat kejenuhanΒ  pada game-nya. Anak-anak punya high pressure di Medan, lalu main di sini dengan high pressure pula (menghadapi SM). Psikis mereka mungkin perlu di-refresh,” paparnya.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, seharusnya I Made 'Lolik' Sudiadnyana dkk bisa mengimbangi permainan SM. Namun mereka memiliki masalah dalam pertahanannya.

"Ini jadi masukan berharga buat kami. Mendingan kalah di sini daripada di Final Four," tukasnya. "Kami juga salut pada SM. Mereka memang kuat. Hari ini SM bermain sebagai tim."

Meski masih memiliki masalah, namun saat ditanya soal keyakinan juara, Eddy menjawabnya dengan sigap. "Kalau tidak optimistis, lebih baik saya mundur sekarang juga."

(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads