Meski bermain di bawah tekanan pendukung Magic yang memenuhi Amway Arena, Senin (15/6/2009) pagi WIB, Lakers tetap tampil percaya diri. Unggul 3-1 membuat pasukan Phil Jackson berada di atas angin.
Tetapi Magic tidak langsung menyerah. Kans mereka memperpanjang nafas mendapat sempat terlihat ketika mereka menguasai kuarter pertama dengan keunggulan satu bola, 28-26.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dominasi Lakers kian tak terbantahkan dengan kemenangan 20-15 di kuarter ketiga. Alhasil, Lakers memasuki kuarter terakhir dengan selisih cukup jauh, yakni 76-61.
Magic mencoba bertarung hingga titik darah penghabisan. Namun Lakers kadung sudah percaya diri dan mampu mengimbangi permainan. Meski Magic unggul 25-23 di kuarter keempat, secara total Lakers tetap menang 99-86.
Kobe Bryant menjadi bintang kemenangan Lakers dengan sumbangsih 30 angka dan enam rebound. Pau Gasol bermain perkasa di bawah jaring dan menghasilkan 15 rebound plus 14 poin.
Dwight Howard yang menjadi andalan Magic kembali tampil kurang cemerlang dan hanya mencetak 11 angka meski mencatat 10 rebound. Rashard Lewis bermain baik dengan 18 angka dan 10 rebound untuk Magic.
Kemenangan ini mengantar Lakers menjadi juara NBA 2008-09 setelah secara keseluruhan unggul 4-1 dari sistem best of seven yang direncanakan. Ini juga menjadi titel ke-15 bagi Lakers. (arp/din)











































