Aspac melaju ke partai puncak usai mengandaskan favorit juara lainnya, yakni Garuda Bandung yang dihuni banyak bintang semisal I Made Sudyadnyana, Kelly Purwanto, dan Mario Wuysang. Menghadapi Garuda, Aspac menang dengan agregat 2-1.
Melaju ke final dengan status sebagai underdog, membuat Aspac merasa bersyukur. Pasalnya mereka memprediksi tekanan akan beralih ke pihak SM dan mereka sendiri akan bermain tanpa beban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Manajer Aspac Irawan Haryono mengatakan, SM mungkin tak memperkirakan bahwa mereka akan menghadapi timnya di final. Oleh karena itu ia berharap hal ini bisa sedikit menguntungkan Aspac.
"Kekuatan mereka hampir sama dengan tahun lalu. Bedanya SM mempersiapkan diri untuk melawan Garuda di final, tapi akhirnya malah menghadapi kami.
"Besok kita akan bermain enjoy dan menikmati pertandingan, biar lebih lepas. Kita masih banyak memiliki pemain muda, kalau mereka dipasangkan target malah bisa butek. Jadi lebih baik kami tekankan untuk menikmati pertandingan saja," tandas Irawan.Β
(roz/din)











































