SM Dibangkitkan Faisal

SM Dibangkitkan Faisal

- Sport
Sabtu, 01 Agu 2009 20:28 WIB
SM Dibangkitkan Faisal
Jakarta - Satria Muda sempat tertekan sebelum akhirnya berhasil menang atas Aspac Jakarta di game ketiga Final Indonesian Basketball League (IBL) 2009. Untuk itu, kredit besar diberikan buat Faisal Julius Achmad.

Dalam laga yang dilangsungkan di Hall Basket Senayan, Jakarta, Sabtu (1/8) sore WIB, SM berhasil menang 53-43 atas tuan rumah. Dengan hasil ini, SM leading 2-1 dalam format best of five.

Meski begitu, SM sempat berada dibawah tekanan Aspac selama paruh pertama laga. Ini dibuktikan dengan skor 26-23 untuk keunggulan Aspac di akhir kuarter kedua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di awal pertandingan kami memang belum menemukan irama permainan kami. Namun, akhirnya kami bisa juga bangkit," analisa Manajer Dwui Eriano usai pertandingan.

Diterangkan Iboy -sapaan akrab Dwui- kebangkitan SM mulai terjadi pada kuarter ketiga dimotori oleh permainan sang guard andalan, Faisal. Inilah yang kemudian jadi motor mereka menuju kemenangan.

"Faisal memang jadi kunci kebangkitan kami, di mana ia mencetak tujuh poin beruntun di awal kuarter ketiga, karena dia kita bisa pegang permainan." sambungnya.

Memang tak keliru kalau kemudian Faisal didapuk sebagai bintang SM dalam laga itu. Apalagi dia juga tampil menjadi penyumbang angka terbanyak di kubu SM dengan 17 poin, enam rebound dan satu assist.

Dengan kemenangan ini, SM tinggal butuh satu angka lagi pada laga keempat, Minggu (1/8/2009) besok, untuk mencaplok titel IBL keempat kalinya secara beruntun.

"Ya kita lihat besok aja. Mudah-mudahan kami bisa menang besok. Pengennya langsung habis di Senayan aja," pungkasnya.

Sementara itu, Aspac mengakui kalau SM memang tampil lebih baik dan pantas untung menang. "Mereka adalah tim yang penuh pengalaman dan bermain bagus hari ini. Saya rasa mereka pantas untuk menang," ujar asisten pelatih Aspac Mykel Ferdinandus.

Lalu apa sih penyebab kekalahan Aspac kali ini, padahal mereka sempat leading di half time? "Pemain kami tidak tenang dan tidak konsentrasi, terlalu terburu-buru. Sehingga keunggulan yang sempat kami pegang akhirnya lepas," tuntasnya.


(mrp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads