Musim lalu, penampilan Iverson tidak bagus. Ia hanya tampil total 57 kali ketika memperkuat Denver Nuggets dan Detroit Pistons. Guard berusia 34 tahun tersebut menorehkan catatan poin per pertandingan terendah di sepanjang karirnya, yakni 17,5.
Meski tampil jeblok, namun Iverson masih memiliki daya pikat. Tiga klub diberitakan ingin mengontrak Iverson untuk musim depan. Mereka adalah Charlotte Bobcats, Miami Heat, dan Memphis Grizzlies.
Di antara ketiganya, baru Grizzlies yang mengkonfirmasi telah mengajukan tawaran resmi. "Kami telah melakukan kontak dengan pihak Allen secara konsisten dan telah berdialog dengan agennya, Leon Rose," demikian general manager Grizzlies, Chris Wallace, dilansir dari ESPN . Grizzlies tidak merinci berapa nilai tawaran yang diajukan.
Peluang klub yang bermarkas di FedEx Forum Arena tersebut merekerut Iverson cukup besar. Pasalnya, hingga saat ini pengeluaran Grizzlies untuk gaji pemain masih 3,5 juta dollar AS di bawah batas yang ditetapkan salary cap.
Sementara itu Heat bakal kesulitan, karena pengeluaran klub asal Miami tersebut untuk gaji pemain sudah melebihi 3 juta dolar AS dari salary cap.
Bagaimana dengan Bobcats? Memang, di sana ada Larry Brown yang pernah bekerja sama dengan Iverson di Philadelphia 76ers. Namun, kondisi keuangan Bobcats yang bermasalah membuat peluang mereka mendapatkan pemain yang dijuluki A.I. itu juga kecil.
"Kami kemungkinan bakal menambahkan seorang guard ke dalam tim, namun kami tidak akan bertindak terburu-buru," tutup Wallace.
Saat ini, Iverson berstatus unrestricted free agent yang berarti ia bebas bergabung ke klub mana pun.
(roz/arp)











































