Mercury menjamu Fever di game kelima final WNBA 2009 di US Airways Center, Sabtu (10/10/2009) pagi WIB. Final WNBA menggunakan sistem The Best of Five. Ada pun dalam empat laga sebelumnya, kedua tim berbagi angka 2-2.
Tampil di depan publik sendiri tidak membuat Mercury bisa dengan mudah mengatasi Fever. Bahkan tim tamu bisa menyamakan angka menjadi 80-80 setelah ketinggalan sepuluh poin, lewat lay up Tammy Sutton Brown saat laga tersisa empat menit 29 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di sisa waktu, Mercury sukses memperlebar jarak dan mengunci kemenangan menjadi 94-86. Kemenangan di game kelima membawa Mercury unggul 3-2 sekaligus memastikan diri memboyong gelar WNBA tahun ini.
Tampil sebagai top performer adalah shooting guard Mercury Diana Taurasi yang mencetak 26 poin, yang menjadikannya pemain terbaik final dan juga MVP kompetisi.
Ini merupakan gelar kedua bagi Mercury, setelah sebelumnya menjadi juara di tahun 2007. Ketika itu tim yang berdiri tahun 1997 tersebut mengatasi Detroit Shock, juga dengan skor 3-2.
Foto: Para pemain Phoenix Mercury merayakan kemenangan usai menundukkan Indiana Fever di game kelima final WNBA, Jumat (9/10/2009) malam waktu setempat (Reuters)
(nar/nar)











































