Nama DeJuan Blair memang belum terlalu tenar di NBA. Itu wajar, karena dia merupakan rookie. Musim panas ini, Spurs mengambil pemain berusia 20 tahun tersebut di putaran kedua draft pick.
Perekrutan Blair sempat dipertanyakan. Pasalnya pemain ini lemah dalam daya tahan dan baru saja pulih dari cedera lutut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan Blair sempat membuat Popovich sedikit kecewa. "Apa yang kamu tunjukkan masih belum cukup," ujar Popovich kepada Blair, seperti diberitakan AP.
Kritik itu tak membuat sang rookie patah semangat. Pemain berposisi forward itu justru bisa menjadikan ucapan Popovich sebagai pelecut semangat.
Alhasil, Blair mengantar Spurs mengatasi Heat 95-93. Tak hanya itu, Blair juga menjadi top perfomer dengan 28 poin, empat rebounds dan empat assists. Dalam tujuh menit sisa laga, pemain bertinggi 2,01 meter itu mencetak 15 poin.
"Ia punya karakter, berkualitas, pekerja keras, dan yang jelas ia memiliki gairah untuk menjalani laga ini," puji Popovich kepada Blair.
Apa tanggapan Blair atas penampilannya? "Kerja keras, kepercayaan dari rekan satu tim, dan penyesuaian diri terhadap strategi. Adaptasi merupakan hal yang berat, namun saya bisa melakukannya," demikian ujar Blair.
Hasil Pra-Musim, Senin (12/10/2009) siang WIB
New Jersey Nets 93-100 Boston Celtics
Washington Wizards 93-100 Toronto Raptors
San Antonio Spurs 95-93 Miami Heat
Atlanta HAwks 91-100 Detroit Pistons
Memphis Grizzlies 107-114 Dallas Mavericks
Foto: Salah satu aksi DeJuan Blair dalam laga San Antonio Spurs melawan Miami Heat, Senin (12/10/2009) siang WIB. (AFP/Issac Baldizon)
(nar/din)











































