SM Terinspirasi El Barca

Turnamen IBL 2009

SM Terinspirasi El Barca

- Sport
Kamis, 03 Des 2009 04:04 WIB
Jakarta - Satria Muda Britama Jakarta punya agenda yang cukup banyak menjelang pergantian tahun. Terinspirasi klub sepakbola juara Spanyol dan Eropa, Barcelona, mereka mulai melirik kekuatan skuad mudanya.

Demikian dikatakan pemilik klub Erick Tohir terkait SM yang telah dipastikan lolos ke babak Final Four Turnamen IBL 2009, di mana mereka akan menghadapi rival berat sekaligus favorit juara, Garuda Flexy Bandung di GOR C'Tra Arena, Bandung, pada 11 dan 13 Desember.

Karena SM juga masih sibuk berkompetisi di ajang ASEAN Basketball League (ABL), dan menargetkan gelar juara, tak heran jika mereka akan lebih sering menurunkan pemain inti lokal plus legiun asingnya di kejuaraan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai pilihannya, SM akan menurunkan skuad mudanya di Turnamen IBL. Meski demikian hal itu tidak berarti mereka akan melepas begitu saja kesempatan yang ada. Dengan pasukan muda SM pun tetap serius menatap targetnya untuk masuk final.

"Dengan adanya pelaksanaan turnamen yang bersamaan ini (ABL dan Turnamen IBL), merupakan kesempatan yang baik bagi para pemain muda untuk dapat bermain lebih banyak dan menambah pengalaman serta jam terbang mereka," ungkap Erick Tohir dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Rabu (2/11/2009).

Biasanya SM bertumpu pada pemain andalannya seperti Ronny Gunawan, Faisal J Ahmad, Amin Prihantono dan Youbel Sondakh. Kini pelatih Fictor G Roring akan memakai tenaga muda seperti Galank Gunawan, Bonanza Siregar, William Darmasaputra dan Raily Pratama yang akan didukung tiga pemain senior Agung Sunarko, Welly Situmorang dan Wendha Wijaya.

"Dengan para pemain muda ini dan kami bisa menembus putaran final adalah suatu prestasi yang patut dihargai bagi pemain-pemain muda yang kurang berpengalaman itu. Kami harapkan mereka bisa melaju sampai partai puncak dan merebut gelar juara," tegas Erick.

Ia lalu menyebut Barcelona sebagai contoh keberhasilanmemakai pemain muda binaan akademi La Masia yang menghasilkan Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan Bojan Krkic.

"Coba saja kita lihat Barcelona sekarang. Dengan para pemain muda dan terutama hasil binaan akademinya, mereka bisa sukses. Contohnya saat melawan Real Madrid yang dipenuhi bintang kemarin. Ternyata Barca lebih baik dan menang," tukasnya.

Musim lalu di turnamen yang sama, SM harus puas menjadi yang kedua setelah kalah dari Garuda di final.

(mrp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads