Jelang NBA Play-off
Jalan Terjal Menghadang Pacers
Selasa, 13 Apr 2004 15:46 WIB
Jakarta - Babak reguler akan berakhir esok. Namun, Selasa (13/4/2004) ini, sudah ada enam belas tim yang dipastikan bakal berlaga di babak play-off. Denver Nuggets dan Houston Rockets menjadi dua tim terakhir yang lolos dari Wilayah Barat melengkapi enam tim yang sudah lolos lebih dahulu. Keenam tim tersebut adalah Minnesota Timberwolves, Sacramento Kings, LA Lakers, San Antonio Spurs, Memphis Grizzlies, dan Dallas Mavericks. Sementara delapan tim wilayah Timur yang telah memastikan lolos adalah Indiana Pacers, Detroit Pistons, New Jersey Nets, Milwaukee Bucks, Miami Heat, New Orleans Hornets, New York Knicks, dan Boston Celtics. Play-off akan memainkan best of seven games. Sebelum musim 2003/04 ini, ronde pertama babak knock-out itu memberlakukan sistem best of five. Ronde pertama sampai final wilayah berformat 2-2-1-1-1, sedangkan Final NBA 2-3-2. Musim ini, Pacers menjadi pemegang rekor kemenangan terbaik. Artinya, jika skuad racikan Rick Carlisle itu melenggang hingga final NBA, mereka akan memiliki keuntungan bermain di kandang empat kali (maksimal). Babak reguler bisa menjadi tolak ukur apakah sebuah tim bisa menjuarai NBA. Berdasarkan statistik, dalam 10 musim terakhir, enam pemegang rekor reguler terbaik bisa menjadi juara. Pengecualian adalah Sacramento Kings (2001/02), San Antonio Spurs (2000/01 dan 1994/95), dan Seattle Supersonics (1993/94). Musim ini, Pacers dipastikan menjadi tim dengan rekor kemenangan terbaik di NBA. Rekor 60-21 yang ditorehkan oleh Jermaine O'Neal dkk ini, juga merupakan yang terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di NBA. Prestasi ini lebih tinggi dari rekor 59 kemenangan yang pernah dicapai oleh skuad Pacers, tahun 1969/70, kala memenangkan gelar ABA. Jika menilik pada sejarah sepuluh tahun terakhir, bukan mustahil Pacers bakal memenangkan gelar NBA pertama. Tahun 2000 lalu, mereka berhasil masuk final, namun LA Lakers memupus harapan mereka. Tahun ini, mereka pun masih harus menghadapi berbagai rintangan sebelum meraih cincin kejuaraan yang telah bergulir sejak 1947 itu. Juara bertahan Spurs adalah salah satunya. Tahun lalu, Spurs, yang memiliki rekor pertandingan reguler 60-22, berhasil menjadi juara setelah menaklukkan Nets di final NBA. Meskipun kali ini rekor reguler mereka masih kalah dari Minnesota Timberwolves, namun dengan adanya Tim Duncan, MVP tahun lalu, Spurs tetap lawan yang menakutkan.Jangan juga lupakan Lakers. Juara sembilan kali itu juga mampu menunjukkan penampilan bagus musim ini. Apalagi, sekarang di kubu mereka juga telah bergabung bintang asal Utah Jazz, Karl Malone, yang performanya masih apik. Digabungkan dengan Shaq O'Neal, Kobe Bryant, dan Gary Payton, tak heran jika mereka mengusung target menang. Sementara, dari wilayah Barat, saingan terberat Pacers masih Nets. Meskipun, tahun ini Pacers mampu mempecundangi Nets dalam klasemen musim reguler, namun Jason Kidd dkk masih menjadi lawan paling tangguh. Apalagi, dua tahun berturut-turut mereka gagal merengkuh gelar NBA karena dipecundangi Lakers dan Spurs. Kali ini, skuad asuhan Lawrence Frank itu tentu tak mau gagal lagi. Terakhir, tim-tim kuda hitam seperti T'wolves dan Kings juga tak boleh dianggap enteng. Khusus untuk Wolves, kredit pantas dialamtkan kepada mereka. Kevin Garnett dkk mampu mengalahkan jajaran elit tim-tim Divisi Barat seperti Spurs dan Lakers, dan berhasil menjadi yang terbaik di musim reguler. Jadi, babak play-off musim ini dijamin seru. Tunggu saja 17 April!. (mel/)











































