Beberapa hari yang lalu Arenas diberitakan telah membawa empat senjata api ke Verizon Center sehingga dirinya kini masih berada dalam pengawasan pihak yang berwajib. Belum juga masalah ini selesai, guard Washington Wizzards itu malah kembali berbuat ulah.
Tindakan tidak terpuji yang dilakukan Arenas itu terjadi sehari sebelum pertandingan melawan Philadelphia. Pebasket berusia 28 tahun itu terlihat dalam sebuah foto dimana ia sedang menunjukkan jari-jari telunjuk seperti senjata kepada rekan-rekannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arenas direncanakan akan diberi skorsing tanpa bayaran dan dalam waktu yang belum ditentukan. Dan yang lebih ironis, sanksi ini diputuskan tepat saat hari ulang tahunnya yang jatuh pada 6 Januari, kemarin.
"Kepemilikan senjata api oleh seorang pemain NBA di sebuah arena NBA adalah suatu masalah yang sangat menyita perhatian kami, ucap Stern.
"Meskipun telah jelas bahwa aksi dari tuan Arenas pada akhirnya akan menghasilkan suspensi yang besar dan mungkin lebih buruk, ia terus-menerus melakukan tindakan yang membuat saya berkesimpulan bahwa dia tidak cocok untuk bermain di laga NBA. Oleh karena itu, saya menjatuhkan skorsing kepada tuan Arenas tanpa gaji, dan mulai efektif sesegera mungkin sambil menunggu selesainya investigasi dari NBA.
Akibat skorsing ini, Arenas dipastikan akan kehilangan pemasukan yang sangat besar. Pemain NBA All-Star sebanyak tiga kali ini, tercatat digaji sebesar 147.200 dolar (1,3 M) di setiap pertandingannya bersama Wizzards.
(key/key)










































