Bermain di kandang Spurs, AT&T Center, Texas, Kamis (21/1/2010) pagi WIB, Jazz sedikit keteteran di awal pertandingan. Spurs unggul 22-21 di kuarter pertama dan memperlebarnya jadi 40-35 di akhir kuarter kedua.
Keunggulan Spurs lenyap, berganti dengan keunggulan Jazz di kuarter ketiga, 64-60. Di kuarter terakhir, Jazz berhasil mempertahankan keunggulannya dan menang 105-98.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekor Jazz tersebut bahkan terjadi sebelum Gregg Popovich menjadi pelatih Spurs. Popovich, salah satu pelatih terlama di NBA saat ini, 'baru' menangani Spurs di tahun 1996.
Catatan ini lebih istimewa karena terjadi di kandang Spurs. Setelah sempat selama 10 tahun Jazz tak bisa menang di markas Spurs, musim ini mereka melakukannya sampai dua kali.
"Kami sangat bangga dengan tim ini. Spurs adalah tim kandidat juara. Kami belum pernah melakukannya dalam sejarah sejak saya di sini," girang forward Jazz Carlos Boozer seperti dikutip YahooSport.
Boozer menjadi pengumpul angka terbanyak buat Jazz dengan 31 poin plus 13 rebound. Andrei Kirilenko juga tampil prima dan mendonasikan 26 angka buat kemenangan tim tamu.
Toni Parker mengumpulkan 20 angka buat Spurs, tapi tak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Sementara, Tim Duncan mencetak 14 poin dan 10 rebound dan George Hill melesakkan 16 angka.
Hasil NBA:
Dallas 94-93 Washington
Miami 65-104 Charlotte
Sacramento 97-108 Atlanta
Portland 98-90 Philadelphia
Indiana 98-109 Orlando
Boston 86-92 Detroit
Oklahoma City 94-92 Minnesota
Memphis 111-113 New Orleans
Toronto 107-113 Milwaukee
New Jersey 94-118 Phoenix
Utah 105-98 San Antonio
Chicago 97-104 LA Clippers
Denver 123-118 Golden State (OT)
(arp/nar)











































