Bermain di Singapore Indoor Stadium pada Minggu (31/1/2010) sore, SM cukup tertekan sejak menit-menit awal pertandingan. Meski sempat tertinggal 4-12, Amin Prihantono dkk berhasil menyempitkan jarak menjadi 13-16 di akhir kuarter pertama.
Di kuarter kedua, penampilan SM lebih baik. Kendati sempat tertinggal 19-29, tim yang berbasis di Jakarta ini mampu mengimbangi tuan rumah 31-31 lewat tembakan dua angka dari Rony Gunawan ketika pertandingan tersisa satu setengah menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasca jeda, penampilan SM menurun. Total hanya 20 poin yang mampu dibukukan sementara Slingers sukses menceploskan 27 poin. Alhasil, Slingers masih jumawa dengan keunggulan 11 angka, 62-51 di kuarter ketiga.
Sebetulnya SM mampu memangkas jarak hingga sembilan poin, lewat dua tembakan bebas Nakiea Miller sehingga mengubah skor menjadi 62-53 di awal kuarter empat. Namun Slingers tampil apik dan terus menekan SM.
Gempuran Slingers tidak mampu ditahan oleh SM. Hingga tiga menit menjelang bubar, SM masih tertinggal 23 poin dengan skor 82-59.
Laju Slingers kian tak terbendung hingga akhir kuarter dengan total perolehan 25 poin di kuarter akhir. SM yang hanya berhasil meraih 17 poin akhirnya menyerah dengan skor akhir 68-87.
Dengan kemenangan ini, Slingers kian dekat menuju babak final. Untuk menjaga memaksakan laga ketiga sekaligus menghidupkan asa ke final, SM wajib menang di laga semifinal kedua yang akan digelar di Britama Sports Arena pada 3 Februari mendatang.
(roz/roz)











































