Agus Mauro:
IBL Tahun ini jadi Studi Banding
Kamis, 29 Apr 2004 22:45 WIB
Jakarta - Bertepatannya penyelenggaraan Liga Basket Indonesia (IBL) dengan ajang Thomas & Uber Cup oleh Direktur IBL Agus Mauro akan dijadikan studi banding bagi penyelenggaraan di tahun-tahun kedepan.Demikian keterangan yang diberikan Agus di sebuah kafe bilangan Jakarta, Kamis (29/4/2004). Menurut Agus, dengan adanya dua ajang kejuaraan di saat bersamaan ia bisa mengukur besarnya animo masyarakat Indonesia terhadap olahraga basket."Kami tidak dengan sengaja menyamakan waktu, ini akan menjadi test-chase kalau peminatnya banyak berarti terbukti kalau basket mempunyai penggemar," terang Agus.Putra dari IGK Manila ini membantah anggapan kalau IBL ini sengaja diadakan di Sports Mall Kelapa Gading untuk menghindari persaingan dengan Thomas & Uber. "Satria Muda sudah investasi di Kelapa Gading, kita pikir kenapa kita tidak memberi mereka kesempatan."Ditannya persiapan IBL Agus menyatakan pihaknya saat ini sedang tahap dalam soal peraturan. Misalnya, jumlah ofisial pertandingan, perkelahian dan penegasan sanksi yang berlaku saat ini.Untuk yang terakhir itu, harapannya bisa menjadi komunikasi yang baik antara wasit dan pemain di lapangan. "Wasit bisa berbuat kesalahan, namun kita ingin wasit senyaman mungkin. Pemain yang memegang wasit misalnya nanti bisa terkena technical foul."Selain itu, Agus juga menyatakan bahwa wasit luar negeri bukanlah jalan keluar untuk masalah ketidakpuasan klub terhadap wasit lokal. Untuk tahun ini IBL masih tetap memakai jasa wasit lokal Pasalnya, sebagai contoh wasit NBA saja tidak bisa lepas dari kesalahan. Dalam kesempatan yang sama, Agus pun menandatangai perjanjian sponsorship dengan produsen olahraga Reebok. Perusahaan ini selaku sponsor apparel and footwear akan melengkapi penampilan wasit, pelatih dan pemain dengan fasilitas Reebok. (erk/)











































