Kemenangan 75-67 atas Satria Muda Britama di game ketiga final ABL yang berformat best of five, Minggu (21/2/2010) sore WIB, menegaskan dominasi mereka atas wakil Indonesia itu.
Patriots sukses menyapu bersih tiga game pertama setelah memenangi dua laga awal di Manila. Skor akhir adalah 3-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah pasti menjadi juara di kesempatan pertama adalah hal yang membahagiakan bagi Patriots.
"Yang jadi juara tidak cuma Patriots saja, tapi keberhasilan ini juga untuk seluruh peserta," seru bos Patriots, Mikee Romero, dalam jumpa pers usai pertandingan.
"Pertandingan final juga menarik dan ini menujukkan kalau kekuatan basket Indonesia telah berubah dan jadi lebih menarik," sambung Romero.
Bagaimaan dengan resep Patriots bisa mengandaskan SM di Britama Sportmall Arena yang diisi riuh rendah suporter tuan rumah?
"Yang jadi rahasia kami adalah kerja keras dan persiapan yang matang untuk laga ini," ucap pelatinya Louis Alas.
Dan Alas pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada dua legiun asingnya, Jason Dixon dan Gabriel Freeman, yang mendonasi total 45 poin dari keduanya.
"Kami beruntung mempunyai Dixon dan Freeman, mereka mampu menolong kami untuk memenangi laga ini. Thanks a lot to them," pungkasnya.
(mrp/arp)











































