Penetapan itu diumumkan pada hari Senin (5/4/2010) waktu setempat. Selain Pippen, terpilih tujuh pemain lain dan dua tim, termasuk peraih dua gelar MVP Karl Malone, pemain All-Star lima kali Dennis Johnson, dan "Dream Dream" yang memenangi Olimpiade 1992.
Dalam sambutannya Pippen mengatakan bahwa pemilihan itu memberinya "kredibilitas. Juga, meskipun Jordan dianggap dominan di masa keemasan Bulls, ia tidak merasa bahwa kesuksesan itu tidaklah bersifat individu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Basket adalah permainan tim dan kita harus mengambil pendekatan demikian. Semua orang harus memainkan perannya dan melakukan apa saja untuk membuat tim sukses," sambung mantan pemain defensif kelahiran 25 September 1965 itu.
Anggota Hall of Fame Larry Bird, yang ikut memperkuat Dream Team, mengatakan: "Jika Anda bermain bersama Michael Jordan, Anda pasti terbayang-bayangi. Tapi saya tidak tahu apakah mereka akan memenangi semua titelnya itu tanpa Scottie."
"Dia sesuatu yang spesial, tak cuma dalam penyerangan, tapi terutama dalam bertahan. Dia sangat agresif, piawai mengumpan, rebound, dan mencetak skor. Dia melakukan semuanya."
Pasukan Dream Team 1992 mencatat rekor kemenangan 8-0 di Olimpiade Barcelona dengan rata-rata menorehkan 44 poin per game. Tim yang juga diperkuat Jordan, Magic Johnson, dan Charles Barkey itu disebut-sebut sebagai skuad terbaik yang pernah ada.
(a2s/krs)











































