Spurs bermain di kandang sendiri, AT&T Cebter, San Antonio, Jumat (30/4/2010) pagi WIB. Keunggulan 3-2 yang sudah peroleh Spurs, membuat Manu Ginobili dkk. bertekad untuk menuntaskannya di game keenam ini.
Permainan Mavericks yang buruk di kuarter pertama berhasil dimanfaatkan oleh Spurs. Mavs tercatat hanya berhasil menjaringkan delapan angka saja sedangkan Spurs jauh unggul dengan 22 angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasca jeda, Spurs benar-benar direpotkan oleh Mavs yang mempu mengejar hingga kedudukan 63-65 di sisa dua menit kuarter tiga. Namun berkat tembakan-tembakan akurat dari George Hill, Tim Duncan dan Tony Parker plus banyaknya kesalahan yang dibuat pemain Mavs, Spurs sukses menjauh di angka 70-63 untuk menutup kuarter tiga.
Pertandingan kian seru di kuarter pamungkas. Kedua kubu saling membalas serangan dan Mavs kembali menempel ketat di skor 78-80 di sisa enam menit setelah asisst Nowitzki berhasil dikonversi menjadi angka oleh Jason Terry.
Tetapi ketatnya skor hanya bertahan sejenak. Spurs kembali melebarkan jarak menjadi 89-81 di lewat aksi-aksi dari Antonio McDyess dan George Hill di sisa waktu tak kurang dari tiga menit.
Dua free throw Caron Butler yang dibalas dengan jump shoot Parker membuat keadaan menjadi 83-91. Nowitzki kembali menambah dua angka dalam upaya merapatkan jarak skor 85-91 sehingga memaksa Spurs untuk melakukan timeout terakhir.
Hasilnya, Spurs berhasil memaksa Mavs membuat foul yang menghadiahkan tim tamu dengan lemparan bebas yang sukses dieksekusi Ginobili. Spurs unggul 95-85 setengah menit jelang laga usai.
Mavs membalas lewat Butler namun sial tembakan tiga angkanya meleset. Tetapi Brendan Haywood yang mendapat rebound berhasil membuatnya sebuah dunk sekaligus poin terakhir buat Mavs di angka 87.
Spurs kembali dihadiahi lemparan bebas akibat foul Mavs yang lagi-lagi dieksekusi oleh Ginobili. Dua angka tambahan itu menutup laga dengan 97-87.
Kemenangan ini terasa sangat manis buat Spurs yang dihentikan Mavs pada babak yang sama pada musim lalu kini berhasil revas. Selain itu, Spurs jadi tim unggulan ketujuh pertama yang mengalahkan tim unggulan kedua sejak format best of seven di babak playoff pertama NBA diterapkan.
Meskipun Ginobili mencetak 26 angka alias yang tertinggi Spurs, namun gelar top performer jatuh kepada Tim Duncan yang membuat double-double dengan 17 angka, 10 rebound dan lima assist. Kubu Mavs diwakili Nowitzki yang superior dengan 33 angka, lima rebound, empat assist.
Hasil ini membuat Spurs melangkah ke semifinal Wilayah Barat dan akan menghadapi Phoenix Suns yang mengalahkan Portland Trail Blazers 99-90 dengan keunggulan 4-2.
(a2s/roz)











































