Tampil di kandang sendiri, Suns yang memakai jersey bertuliskan 'Los Suns' -- tanda protes terhadap kebijakan soal imigrasi di Arizona -- membuat pendukungnya ketar-ketir karena tampil melempem. Alhasil, Spurs menguasai 12 menit awal laga dengan menjaringkan 30 angka sementara Suns mandeg di angka 12.
Beruntung Suns hanya terlambat panas. Di kuarter kedua mereka berhasil membalas hasil di kuarter sebelumnya dengan membukukan 30 angka tambahan berbanding 21 kemasukan. Skor sama kuat 51-51 bertahan hingga turun minum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lemparan tiga angka Channing Frye dan dua free throw Nash bikin Suns meninggalkan Suns di angka 78. Sedangkan Tony Parker dan Richard Jeffersson menambah lima angka menjadi 76 dan mengakhiri periode ketiga.
Tekanan Spurs perlahan mulai melemah justru di kuarter akhir. Setelah kembali memaksakan kedudukan 80-80 di menit 10, Manu Ginobili cs selalu gagal mengejar Suns hingga buzzer akhir pertandingan berbunyi.
Dua penampil terbaik kedua kubu berhasil membuat double double. Dari tim pemenang diwakili Amare Stoudemire dengan 23 angka, 11 rebound, sementara Spurs menampilkan Tim Duncan yang berhasil mencetak 29 angka, 10 rebound dan tiga assist.
"Saya harus mengatakan hal yang berkesan adalah tentang usaha dari tim" komentar Nash terkait Suns yang telat panas di kuarter pertama di ESPN.
"Saya tidak ingat lagi kapan menjadi bagian dari sebuah tim yang memiliki banyak pemain yang gigih dan bermain dengan bagus," sambung legiun asing asal Kanada itu.
Suns dijadwalkan melawat ke kandang Spurs, Sabtu (8/5/2010) WIB untuk melakoni game ketiga.
(a2s/mrp)











































