Lakers terancam kehilangan mahkota juara NBA tahun ini usai ditekuk Celtics 86-92 dalam laga kelima final NBA yang digelar di TD Garden, Senin (14/6/2010) pagi WIB. Kekalahan ini membuat Lakers tertinggal 2-3 dan Celtics hanya butuh satu laga lagi untuk memastikan gelar.
Di pertandingan tersebut, Kobe sendiri sudah tampil sangat baik. Ia sukses menyumbangkan 38 angka, lima rebound dan empat assist yang bikin dia terpilih sebagai top performer di kubu Lakers. Tetapi apa daya toh semua itu tidak mampu membawa timnya memenangi pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bangkit dan bermainlah. Apal sih yang jadi masalah?," ungkap Kobe dilansir dari Yahoo Sports.
"Jika saya harus mengatakan kepada mereka, maka kami tidak layak untuk menjadi juara. Kami kalah 3-2: Pulanglah ke rumah, memenangi satu game dan memaksakan game selanjutnya. Sesederhana itu saja."
Paul Pierce yang menjadi bintang kemenangan Celtics mengaku senang dengan hasil ini. Pebasket yang dilahirkan di Los Angeles ini berharap bisa merayakan gelar di kota dimana ia dibesarkan itu.
"Hal itu harus terjadi jika kami ingin memenangi titel juara. Maksud saya itu adalah hal yang hebat. Saya tidak ingin mencoba untuk memprediksi sekarang," timpal Pierce.
"Kami harus memenangkan satu game saja, itulah target kami. Tapi itu akan menjadi sebuah yang luar biasa jika kami bisa langsung menuntaskannya (tanpa melalui game ketujuh)," tutup pemain terbaik final NBA 2008 itu.
(a2s/arp)











































