Dalam dua pekan terakhir Fisher menerima sejumlah tawaran dari klub lain. Pemain yang sejak awal bulan menjadi free agent ini dikabarkan didekati oleh Miami Heat, klub yang musim depan diperkuat para superstar macam LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh.
Dalam perkembangan selanjutnya, Fisher memilih untuk tetap berseragam Lakers. "Memang kontrak yang ditawarkan Lakers bukanlah kontrak dengan nilai yang terbesar yang datang kepada saya di sepanjang off-season kali ini, namun tawaran ini merupakan yang paling berharga," ujar dia seperti dikutip dari Canadian Press.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sosok Kobe Bryant menjadi faktor dari alasanΒ untuk bertahan. "Dan pada akhirnya ada satu orang yang saya tidak bisa berpisah darinya. Kobe Bryant berharap saya untuk bertahan, namun ia mendukung segala keputusan yang saya ambil nantinya," tukas Fisher.
"Kami berdua telah bermain bersama selama 11 musim, bersama memasuki liga ini sebagai pemain muda, dan ia selalu percaya kepada saya saat yang lain meragukan kemampuan saya," ujar pemain yang berseragam Lakers sejak tahun 1996 itu.
Di musim reguler, Fisher hanya mencetak rata-rata 7,5 poin dan 2,5 assists per game. Performanya meningkat di babak playoff dan final dengan mencatat 10,3 poin per pertandingan.
Selama berseragam Lakers, Fisher berhasil mempersembahkan lima gelar juara NBA yakni tahun 2000, 2001, 2002, 2009, dan 2010.
(nar/krs)











































